Cuci Dulu Baju Baru Anda! - Kompas.com

Cuci Dulu Baju Baru Anda!

Kompas.com - 14/01/2010, 19:49 WIB

KOMPAS.com - Pernah membeli pakaian baru, dan setelah mencopot price tag-nya Anda langsung memakainya tanpa mencuci lebih dulu? Setelah membaca fakta-fakta ini, Anda pasti akan mual dan langsung mengubah kebiasaan buruk tersebut.

Suatu penelitian yang dilakukan Universitas New York mengambil sampel beberapa helai pakaian yang baru dibeli dari department store, mulai celana panjang, pakaian dalam, hingga baju, yang masing-masing dibeli dari toko pakaian yang berbeda.

Dr Phillip Tierno, kepala departemen Microbiology and Immunology Universitas New York yang memimpin penelitian tersebut, menemukan banyak bakteri di semua bagian pakaian itu.

''Di sebuah jaket saya menemukan bukti adanya feses, bakteri kulit, dan bekas ludah, terutama di bagian lipatan ketiak dan bagian bokong,'' tuturnya. Sedangkan pada atasan dari bahan sutra, ia menemukan semacam organisme yang biasa ditemukan di vagina, kuman, dan bahkan tinja.

Mungkin ini akan membuat Anda bertanya-tanya, apa yang dilakukan orang saat mencoba pakaian-pakaian tersebut di kamar ganti. Apakah sebelumnya mereka menggunakan toilet umum, dan tidak membersihkan diri dengan cermat sehingga kotoran tertinggal di pakaian? Entahlah, penelitian tidak menunjukkan hal tersebut.

Yang terlihat dari penelitian tersebut adalah bahwa kuman dan bakteri bisa bertahan beminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, pada pakaian. Hal ini menunjukkan bahwa pakaian itu telah dicoba begitu banyak orang, dan sudah pasti mereka pun terkontaminasi bakteri. Ketika Anda mengepas pakaian, bukan tak mungkin Anda juga menyentuh lipatan ketiak atau keliman pada bagian paha bukan?

Lalu apa yang diakibatkan oleh kontaminasi bakteri tersebut pada diri Anda?

Akibat langsung yang tidak berbahaya mungkin hanya diare. Namun pakaian yang membawa virus seperti norivirus dan bakteri MRSA bisa menyebabkan kerusakan yang parah, bahkan kematian. MRSA adalah bakteri yang tahan terhadap penicillin, yang sering ditemukan pada para atlet. Awalnya hanya berupa lebam-lebam kemerahan, namun bisa berkembang menjadi nanah. Infeksi ini kerap ditemukan di rumah sakit, gym, dan tempat-tempat lain dan menular dari orang ke orang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorDini

    Terkini Lainnya

    Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

    Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

    Eat Good
    Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

    Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

    Look Good
    Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

    Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

    Feel Good
    Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

    Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

    Eat Good
    Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

    Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

    Feel Good
    7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

    7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

    Eat Good
    Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

    Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

    Feel Good
    Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

    Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

    Feel Good
    4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

    4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

    Feel Good
    Jangan 'Baper' ketika Nonton Drama Korea

    Jangan "Baper" ketika Nonton Drama Korea

    Feel Good
    6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

    6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

    Feel Good
    Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

    Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

    Eat Good
    Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

    Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

    Feel Good
    Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

    Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

    Feel Good
    Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

    Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

    Feel Good
    Close Ads X