Bila Teraba Benjolan di Payudara - Kompas.com

Bila Teraba Benjolan di Payudara

Kompas.com - 22/10/2010, 10:54 WIB

Kompas.com-  Banyak wanita yang langsung merasa takut begitu mendapati ada benjolan di payudaranya. Sebagian besar memilih untuk membiarkan benjolan tersebut, baik karena tidak menimbulkan sakit atau karena sengaja tak ingin memeriksakan diri karena alasan takut. Meski tidak selalu berbahaya, namun seluruh benjolan yang teraba sebaiknya dianggap serius.

"Bagaimanapun semua benjolan jangan dianggap remeh. Sebaiknya lakukan pemeriksaan sampai dinyatakan negatif kanker," kata dr.Sutjipto, Sp(B) Onk, Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta, dalam acara bincang-bincang dengan media di Jakarta, (21/10).

Tindakan deteksi kanker payudara secara dini, di mana tumor masih kecil dan belum menyebar merupakan kunci untuk bisa berhasil. Ada beberapa cara pemeriksaan yang bisa dilakukan dengan hasil yang cukup akurat. "Meski sudah ada cara deteksi yang cukup canggih, seperti MRI, namun WHO masih merekomendasikan mamografi untuk mendeteksi tumor," papar Sutjipto, ahli bedah kanker dari RS.Dharmais ini.

Bila ternyata ada benjolan yang perlu dievaluasi lebih lanjut, biasanya dokter akan meminta pemeriksaan USG atau biopsi untuk memastikan ada tidaknya sel-sel kanker yang ganas. Sekalipun hasil biopsi menunjukkan jinak, namun selama 6 bulan ke depan dokter tetap perlu memantau untuk kepastian tumbuh tidaknya benjolan itu.

Selain melakukan pemeriksaan lengkap di rumah sakit, setiap wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk menemukan adanya perubahan pada payudara. Paling tidak sebulan sekali Anda harus melakukan pemeriksaan sendiri.

Kanker payudara pada umumnya tidak menimbulkan gejala, namun Anda perlu mewaspadai keluarnya cairan dari payudara. "Segeralah ke dokter jika keluar cairan spontan dari puting susu yang berwarna agak kemerahan. Hati-hati juga jika terdapat eksim yang tidak hilang di sekitar aerola," tegas Sutijipto.

Meski kanker payudara tercatat sebagai penyakit kanker mematikan nomor dua setelah kanker serviks, bila terdeteksi pada tahap awal kemungkinannya untuk sembuh mencapai 75 persen. Karena itu, jangan pernah mengabaikan perubahan pada payudara. Memeriksakan diri adalah langkah terbaik.

EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

Feel Good
Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

Feel Good
Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

Eat Good
Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku 'Bullying'

Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku "Bullying"

Feel Good
Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

Eat Good
Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

Eat Good
Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

Eat Good
Kenapa Olahraga Harus Jadi Agenda Wajib Meskipun Sedang Sibuk?

Kenapa Olahraga Harus Jadi Agenda Wajib Meskipun Sedang Sibuk?

BrandzView
Kaitan Polusi Udara dengan Kanker Payudara

Kaitan Polusi Udara dengan Kanker Payudara

Feel Good
Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci?

Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci?

Feel Good
Pakai Pelumas Saat Berhubungan Seks Hambat Kehamilan?

Pakai Pelumas Saat Berhubungan Seks Hambat Kehamilan?

Feel Good
Berikan Pemahaman pada Anak Tentang Waktu Bermain Gadget

Berikan Pemahaman pada Anak Tentang Waktu Bermain Gadget

Feel Good
Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Eat Good
5 Resep yang Membuat Anak Ketagihan Bawa Bekal dari Rumah

5 Resep yang Membuat Anak Ketagihan Bawa Bekal dari Rumah

Eat Good
Tips Agar Anak Rutin Minum Air Putih

Tips Agar Anak Rutin Minum Air Putih

Eat Good
Close Ads X