Industri Farmasi Tunda Kenaikan Harga - Kompas.com

Industri Farmasi Tunda Kenaikan Harga

Kompas.com - 26/02/2011, 09:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS — Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia sepakat tidak menaikkan harga obat generik bermerek pada 2011. Perusahaan farmasi yang telanjur menaikkan harga diminta menurunkan kembali harga obat yang mereka jual di pasaran.

”Penurunan harga selambat- lambatnya dilakukan 1 Maret,” kata Anthony CH Sunarjo, Ketua Umum GP Farmasi, Jumat (25/2) di Jakarta. Keputusan ini diambil GP Farmasi mengingat kondisi daya beli masyarakat Indonesia yang semakin sulit.

Menurut hasil temuan GP Farmasi, dari sekitar 200 industri farmasi di Indonesia, hanya 15 industri yang menaikkan harga obat. Kenaikan harga obat ini terjadi pada produk obat generik bermerek yang cepat laku.

Beberapa waktu sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengimbau perusahaan farmasi nasional untuk tidak menaikkan harga obat mengingat daya beli masyarakat semakin merosot. ”Obat tidak sama dengan komoditas perdagangan lain. Pengusaha tidak bisa hanya memikirkan aspek bisnis saja, tetapi juga aspek sosialnya,” kata Sri Indrawaty, Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, yang dihubungi terpisah.

Untuk mengurangi tingginya harga obat, industri farmasi sebenarnya bisa mengurangi komponen lain, seperti mengurangi margin keuntungan dan mengurangi biaya promosi obat ethical (obat yang didapat lewat resep).

Kenaikan harga obat di pasaran mencapai 10 persen saat Kementerian Keuangan menerapkan tarif bea masuk bahan baku obat sebesar 5 persen.

Menurut Anthony, bea masuk 5 persen ini membebani industri farmasi yang menanggung kenaikan biaya lain, seperti kenaikan harga bahan baku obat yang sebagian besar diimpor, tarif dasar listrik, upah minimum regional, dan tingkat inflasi yang semakin tinggi.

Kementerian Kesehatan mengupayakan agar bea masuk impor bahan baku obat diturunkan. Pemerintah juga menyosialisasikan pemakaian obat generik berlogo yang disubsidi pemerintah sebagai obat murah yang dijamin mutunya. (IND)

EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

10 Momen Seksi Pria di Mata Wanita

10 Momen Seksi Pria di Mata Wanita

Look Good
Jika Calon Pasangan Hidup Tak Direstui Orangtua

Jika Calon Pasangan Hidup Tak Direstui Orangtua

Feel Good
Sukses Kembangkan Bisnis dengan Instagram

Sukses Kembangkan Bisnis dengan Instagram

Look Good
Meriahnya Pesta Sekampung Ala Yogrt

Meriahnya Pesta Sekampung Ala Yogrt

Feel Good
Keringat Tak Perlu Ditakuti, Ketahui 3 Fakta yang Belum Anda Tahu

Keringat Tak Perlu Ditakuti, Ketahui 3 Fakta yang Belum Anda Tahu

Feel Good
Berjiwa Muda, Kunci Tingkatkan Kualitas Kehidupan Seks

Berjiwa Muda, Kunci Tingkatkan Kualitas Kehidupan Seks

Feel Good
Tips Sukses Kembangkan Bisnis Lewat Instagram

Tips Sukses Kembangkan Bisnis Lewat Instagram

Feel Good
Dipamerkan Foto Putri Diana yang Belum Pernah Dipublikasikan

Dipamerkan Foto Putri Diana yang Belum Pernah Dipublikasikan

Feel Good
Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

Feel Good
Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

Feel Good
Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

Eat Good
Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku 'Bullying'

Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku "Bullying"

Feel Good
Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

Eat Good
Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

Eat Good
Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

Eat Good
Close Ads X