Hama Keong Mas Serang Padi di Madiun - Kompas.com

Hama Keong Mas Serang Padi di Madiun

Kompas.com - 30/03/2011, 17:24 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Organisme pengganggu tanaman keong mas atau siput murbai menyerang tanaman padi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Populasinya meningkat karena tingginya curah hujan. Petani kewalahan mengatasi serangan, sehingga mereka terpaksa menambah biaya produksi untuk mengerahkan tenaga pengambil hama dan menyulami tanaman yang rusak.

Kepala Bagian Teknis Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Eddy Sujoko mengatakan serangan keong mas terjadi rutin setiap tahun, utamanya di Kecamatan Nglames dan Kecamatan Balerejo. Total luas areal sawah di Nglames mencapai 1.890 hektar yang terbagi dalam 13 desa di antaranya Desa Bagi, Desa Tiron, Desa Gunungsari dan Desa Nglames.

"Sejauh ini upaya yang dilakukan adalah mengendalikan populasi keong mas dengan cara mengeluarkannya dari sawah. Tidak ada obat kimia untuk membasmi. Kami sudah meminta bantuan kepada departemen pertanian," katanya, Rabu (30/3/2011).

Petani dari Desa Bagi, Kecamatan Nglames, Bambang mengatakan serangan keong mas ( Pomacea canaliculata Lamarck) terjadi persis setelah petani menanam padi. Serangan mengganas dalam bilangan hari sehingga merobohkan batang-batang padi yang baru ditandur. Akibatnya petani menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

"Keong memakan batang-batang padi yang baru ditanam sampai putus. Rata-rata tanaman yang diserang berumur 15 hari sampai 30 hari. Serangan semakin banyak kalau sawahnya dipenuhi air, tapi kalau agak kering, keongnya bersembunyi di dalam tanah," ujarnya.

Bambang mengatakan musim tanam padi saat ini dibarengi dengan musim hujan. Apalagi di Madiun, curah hujannya cukup tinggi. Hal ini semakin meningkatkan populasi keong mas karena banyak telor-telor keong yang terbawa aliran air sungai, masuk ke dalam saluran irigasi. Keong mas dikenal memiliki fertilitas tinggi sehingga mudah berproduksi dan adaptif.

Rata-rata populasi keong mas mencapai 60 kilogram (kg) hingga 70 kg di setiap hektar sawah. Populasi bisa meningkat sampai 100 kilogram per hektarnya apabila aliran air yang masuk ke sawah semakin banyak. Keong akan bertumbuh kembang lebih cepat pada sawah yang tergenang air dibandingkan pada sawah yang kering.

Parno petani dari Desa Tiron, Kecamatan Nglames menambahkan pemberantasan hama keong mas masih dilakukan secara manual. Artinya, petani mengandalkan jari tangan untuk menyingkirkan keong dari sawah. Istilahnya pembasmi hama cap tangan . Sejauh ini belum ada bahan kimia pembasmi keong maupun predator yang diandalkan petani untuk menekan populasi keong.

Adapun biaya tambahan yang diperlukan untuk mengatasi serangan keong mas mencapai Rp 900.000 per hektar. Uang itu dipakai membayar buruh tani sebanyak enam orang dan membeli bibit tanaman baru untuk menyulami tanaman lama yang mati akibat diserang keong mas. Tingkat kematian tanam an rata-rata mencapai 15 persen.

Petugas Penyuluh Lapangan Kecamatan Nglames Neny Sulistiana menambahkan pembinaan kepada petani terus dilakukan terkait upaya meminimalisasi kerusakan akibat serangan keong mas. Salah satu caranya yakni memantau serangan secara rutin dan mengajak petani menyingkirkan keong begitu mereka menjumpainya di sela-sela tanaman.

Neny mengatakan serangan keong mas paling banyak ditemukan di sawah-sawah yang berada dekat dengan aliran sungai. Ini disebabkan banyak telor keong yang terhanyut di sungai kemudian terbawa masuk ke saluran irigasi yang bermuara di sawah-sawah petani. Satu ekor keong mas mampu menghasilkan ratusan telor.

EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Look Good
Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Feel Good
Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Feel Good
Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Feel Good
Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Feel Good
Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Feel Good
Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Eat Good
Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Eat Good
Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Look Good
Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Feel Good
Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Eat Good
Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Feel Good
80 Persen Wanita Pakai 'Bra' dengan Ukuran Salah

80 Persen Wanita Pakai "Bra" dengan Ukuran Salah

Look Good
Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Eat Good
Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM