Pameran Fashion Tanpa Busana - Kompas.com

Pameran Fashion Tanpa Busana

Kompas.com - 07/05/2011, 19:40 WIB

KOMPAS.com - Dunia mode dan fashion ditafsirkan berbeda dalam pameran seni kontemporer, Dysfashional #6 Jakarta. Dua perancang busana ternama Indonesia, Oscar Lawalata dan Stella Rissa turut andil mecipta karya seni di pameran ini, bersanding bersama tiga seniman Indonesia lainnya, dan belasan seniman Eropa. Namun di ajang ini, jangan berharap Stella dan Oscar menampilkan koleksi busana terbarunya. Pameran delapan hari ini menampilkan instalasi, video dan karya seni konstemporer, terinspirasi dari fashion, namun tanpa pameran busana.

Pameran yang berlangsung 8-15 Mei 2011 di Galeri Nasional Indonesia ini digelar oleh Centre Culturel Francais Jakarta, bekerjasama dengan Goethe-Institut dan disponsori oleh majalah Dewi. Sekitar 15 karya seni kontemporer ditampilkan dalam pameran fashion tanpa menunjukkan pakaian ini. Dysfashional di Jakarta merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pameran serupa di Luxembourg (2007), Lausanne (2008), Paris (2009), Berlin dan Moskow (2010).

Menurut kurator Italia di balik Dysfashional, Luca Marchetti dan Emanuele Quinz, seniman di setiap negara memiliki karakter khas dan nilai lokal berbeda, yang memperkaya karyanya. Namun yang menarik dari seniman Indonesia, bagi kedua kurator ini, adalah kemampuan improvisasi, mencipta karya dalam waktu yang cepat, dan memerhatikan setiap detil dari karyanya.

"Seniman muda Indonesia punya konsep dan tujuan yang jelas, dan melahirkan ide segar dalam meciptakan karyanya. Mereka melihat detil pada proses dan material dari karya yang dibuat. Termasuk para perancang busana yang membuat karya bertema fashion dalam bentuk instalasi. Prinsipnya, semua karya di pameran ini menunjukkan kultur lokal, identitas personal. Setiap seniman memiliki sudut pandang sendiri dalam melihat fashion. Karya di pameran ini menyederhanakan fashion menjadi karya yang aspirasional dan indah. Ajaibnya, para seniman Indonesia mampu menciptakan karya lebih cepat. Kemampuan ini tak mudah ditemui pada seniman lain di Eropa," jelas kurator Luca Marchetti, dalam konferensi pers Dysfashional #6 Jakarta di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (7/5/2011).

Kurator Italia ini terkesima dengan proses kreatif seniman Indonesia dalam mecipta karya untuk Dysfashional. Rata-rata, mereka mencipta karya dalam waktu satu minggu. Maklum, persiapan pameran ini dimulai Februari 2011 lalu. Penyelenggara dan seniman hanya punya waktu tiga bulan untuk mematangkan kegiatan termasuk dalam proses produksi karya seni.

Pameran yang punya misi sebagai wadah kolaborasi budaya Eropa dan Indonesia ini punya makna lebih bagi Ni Luh Sekar, pemimpin redaksi majalah Dewi. "Talenta muda Indonesia berhak mendapatkan kesempatan tampil di panggung yang lebih besar, di kancah internasional. Pameran seperti ini menjadi salah satu caranya untuk tampil di panggung dunia. Selain juga merangsang desainer muda Indonesia untuk melatih dirinya memikirkan konsep fashion dengan selangkah lebih maju. Merangsang mereka bereksplorasi tanpa dibatasi apapun," jelas Ni Luh Sekar kepada Kompas Female di sela pembukaan pameran untuk media.

Bagi Sekar, Dysfashional #6 Jakarta ini menjadi ajang bagi stakeholder fashion di Indonesia, untuk mensejajarkan posisinya di kancah internasional. "Melalui pameran ini, stakeholder fashion dirangsang untuk melihat sesuatu lebih mendalam, tak hanya dalam hal gaya namun juga dari sisi nilainya. Tugas kami adalah memprovokasi, agar kegiatan seperti ini bisa langgeng, dan mampu memberikan kesempatan bagi desainer lokal untuk menunjukkan karyanya, sejajar dengan seniman lainnya di tingkat dunia," tutupnya.

 

 

Editorwawa

Terkini Lainnya

Hal Kecil yang Membantu Personal Branding

Hal Kecil yang Membantu Personal Branding

Feel Good
Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung?

Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Terkena Serangan Jantung?

Feel Good
Poligami Bisa Bikin Pria Sakit Jantung

Poligami Bisa Bikin Pria Sakit Jantung

Feel Good
Cantik Tak Lagi Milik Mereka yang Berkulit Putih dan Muda

Cantik Tak Lagi Milik Mereka yang Berkulit Putih dan Muda

Look Good
Jerawat Membandel yang Meruntuhkan Kepercayaan Diri

Jerawat Membandel yang Meruntuhkan Kepercayaan Diri

Feel Good
Kapan Waktu Olahraga Terbaik Agar Berat Badan Cepat Turun?

Kapan Waktu Olahraga Terbaik Agar Berat Badan Cepat Turun?

Feel Good
Pernikahan yang Buruk Mengancam Kesehatan?

Pernikahan yang Buruk Mengancam Kesehatan?

Feel Good
Ambisi Menjadikan Jakarta sebagai Kota Marathon Dunia

Ambisi Menjadikan Jakarta sebagai Kota Marathon Dunia

Feel Good
Menurut Riset Terbaru, Inilah 5 Olahraga Terbaik

Menurut Riset Terbaru, Inilah 5 Olahraga Terbaik

Feel Good
Mungkinkah Tren 'Selfie' Berakhir?

Mungkinkah Tren "Selfie" Berakhir?

Look Good
Kendalikan Keinginan Makan Saat Stres

Kendalikan Keinginan Makan Saat Stres

Eat Good
5 Kebiasaan yang Menjadikan Tubuh Awet Muda

5 Kebiasaan yang Menjadikan Tubuh Awet Muda

Look Good
Kesuksesan Dian Pelangi di Paris Fashion Week

Kesuksesan Dian Pelangi di Paris Fashion Week

Look Good
Pilot di Seluruh Dunia Punya Bahasa Rahasia

Pilot di Seluruh Dunia Punya Bahasa Rahasia

Feel Good
Suka Minuman Berenergi? Ketahui Juga Bahayanya

Suka Minuman Berenergi? Ketahui Juga Bahayanya

Eat Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM