Anak Aktif Bergerak, Pintar Matematika - Kompas.com

Anak Aktif Bergerak, Pintar Matematika

Kompas.com - 08/09/2011, 13:31 WIB

Kompas.com - Pintar dalam pelajaran matematika menjadi salah satu keuntungan seorang anak yang aktif bergerak. Dalam hal ini anak-anak yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Latihan reguler menambah kemampuan anak-anak yang mengalami kelebihan berat badan, yang biasanya hanya duduk diam, untuk bisa berpikir, membuat berbagai rencana, bahkan bisa berkembang dalam pelajaran matematika. Demikian temuan para peneliti di Georgia Health Sciences University.

Mengapa harus pelajaran matematika? Tidak dijelaskan mengapa, namun alasan utama adalah karena matematika adalah pelajaran yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan dengan pelajaran lain dan juga memerlukan konsentrasi lebih untuk mempelajarinya.

Para peneliti juga mengharapkan agar tidak hanya anak obesitas yang harus menjalani olahraga setiap hari, namun juga mereka yang bertubuh biasa-biasa saja. Penelitian tersebut didasarkan pada pengamatan terhadap 171 anak overweight usia 7 hingga 11 tahun.

Setelah  melakukan olahraga setiap hari, terdapat perkembangan yang sangat signifikan dalam hal kebugaran dan keahlian dalam matematika. Menurut situs Pysch Central, setelah dilakukan scan MRI terhadap otak anak-anak itu, terdapat peningkatan aktivitas otak di korteks prefrontal, area yang biasa dipakai untuk berpikir.

Selain itu, IQ pun bertambah. Semakin sering mereka berolahraga, semakin tinggi IQ. Rata-rata terjadi kenaikan 3,8 poin untuk mereka yang berlatih 40 menit per hari setelah sekolah, selama tiga bulan.

Olahraga yang dilakukan bisa beragam: hula hoop, berlari, lompat tali, dan olahraga lainnya, termasuk juga berenang dan bersepeda.

Semua olahraga itu juga membuat rangsang otak lebih aktif. Semuanya dari pergerakan yang dilakukan yang kemudian membuat darah lebih lancar mengalir, sehingga suplai oksigen pun lancar juga.

Intinya, seorang anak tidak mungkin bisa bergerak jika otak tidak aktif. Untuk bisa aktif, dibutuhkan oksigen, dan seterusnya. Semuanya menjadi saling berhubungan. Karena itu, jika ada anak yang mengalami kelebihan berat badan, jangan biarkan mereka duduk diam. Ajaklah untuk bergerak sesering mungkin. (GHS/Dian Savitri)

 

EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Look Good
Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Feel Good
'Despacito' dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

"Despacito" dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

Feel Good
Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Feel Good
Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Feel Good
Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Feel Good
Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Feel Good
Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Feel Good
Di Usia Berapa Kenaikan Berat Badan Paling Berisiko?

Di Usia Berapa Kenaikan Berat Badan Paling Berisiko?

Eat Good
Negara Mana dengan Perempuan Paling Puas Bercinta?

Negara Mana dengan Perempuan Paling Puas Bercinta?

Feel Good
Sikap Posesif yang Berpotensi Merusak Hubungan

Sikap Posesif yang Berpotensi Merusak Hubungan

Feel Good
Rahasia di Balik Aturan Berbusana Keluarga Kerajaan Inggris

Rahasia di Balik Aturan Berbusana Keluarga Kerajaan Inggris

Look Good
Close Ads X