Ngorok Perlu Diobati Agar Jantung Pulih - Kompas.com

Ngorok Perlu Diobati Agar Jantung Pulih

Kompas.com - 21/03/2012, 13:58 WIB

KOMPAS.com - Sebuah penelitian baru yang dilakukan di Birmingham Inggris menunjukkan bahwa perawatan mendengkur ternyata dapat memperbaiki fungsi-fungsi jantung.

Mendengkur telah lama diketahui sebagai tanda dari sleep apnea atau henti nafas dalam tidur. Sleep apnea terjadi akibat dari menyempitnya saluran nafas saat tidur, hingga aliran udara terhenti. Walau gerakan nafas berusaha keras menarik udara, udara tetap tidak dapat masuk ataupun keluar dari paru-paru. Akibatnya penderita dalam keadaan sesak akan terbangun tanpa sadar untuk mengambil nafas.

Perhatikan, walau gelombang otak terbangun, si penderita tidak sampai terjaga. Akibatnya, ia bangun dengan rasa tak segar dan terus mengantuk tanpa tahu penyebabnya. Episode henti nafas ini berulang sepanjang malam mengakibatkan reaksi berantai yang berujung pada hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke hingga kematian.

Pemimpin penelitian, Dr. Gregory Lip menegaskan bahwa sleep apnea tak dapat dianggap sebagai gangguan yang ringan. Sudah lama para ahli mengetahui bahaya ini. Sayang, masyarakat umum masih menganggap mendengkur sebagai gangguan suara biasa saja. Akibatnya, risiko berbagai penyakit berbahaya terus mengintai setiap malam. Amat disayangkan karena semua penyakit tersebut bisa dicegah dengan mengatasi dengkuran.

Sebuah penelitian lain yang lebih dulu diterbitkan oleh jurnal Circulation di tahun 2003 bahkan menyebutkan bahwa dengan perawatan sleep apnea, seorang pendengkur akan turun risikonya untuk menderita berbagai penyakit jantung sebanyak 37 persen, sementara risiko terserang stroke turun hingga 56 persen.

Dari pemeriksaan standar di laboratorium tidur, pasien penderita sleep apnea dikelompokan dalam kategori ringan, sedang dan parah berdasarkan jumlah henti nafas perjam dalam tidur. Dalam penelitian yang dipublikasikan jurnal American Heart Association itu, dilakukan echocardiography pada 40 orang pendengkur dengan sleep apnea, 40 orang penderita hipertensi tanpa sleep apnea dan 40 orang sehat.

Hasilnya, penderita sleep apnea dan penderita hipertensi tanpa sleep apnea mengalami gangguan struktur dan fungsi pada ventrikel kiri jantung. Kelompok yang menderita sleep apnea, kemudian diberikan perawatan berupa Continuous Positive Airway Pressure (CPAP). Alat ini berupa unit alat yang dihubungkan ke masker hidung dan meniupkan tekanan positif untuk mengganjal saluran nafas agar tetap membuka selama tidur.

Penderita sleep apnea walau awalnya menganggap penggunaan CPAP sebagai sesuatu yang seram dan merepotkan, namun akhirnya jatuh hati karena kualitas tidur menjadi lebih baik. Ini tampak dari kualitas hidup di siang harinya. Setelah menggunakan CPAP selama 6 bulan, para pendengkur dengan sleep apnea kembali diperiksa. Hasilnya, penebalan dinding jantung berkurang, dan fungsi-fungsi jantung didapati membaik.

Penulis juga mengingatkan, walau tidak merasakan gejala-gejala gangguan jantung, sebaiknya tetap waspada jika kita seorang mendengkur. Karena terbukti, perawatan dengkur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Anda pendengkur?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendengar kesaksian pasangan. Sebab dialah yang tahu kondisi kita saat tidur.  Kita sendiri tak pernah tahu bila diri kita mendengkur. Pendengkur akan menjalani pemeriksaan di laboratorium tidur. Pemeriksaan yang rumit namun nyaman ini tak memerlukan persiapan khusus. Tinggal datang, dipasangi alat, lalu tidur hingga pagi.

Dari pemeriksaan tidur, baru didapatkan diagnosa dan bisa diputuskan perawatan terbaik. Penggunaan CPAP pun diperkenalkan. Penyetelan alat, pengenalan hingga pemberian alat hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis yang memang terlatih khusus. Setelah penggunaan Anda akan merasa segar bugar seolah terlahir kembali. Semua tantangan baru seolah bisa diatasi dengan mudah. Dan Anda pun terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang mungkin mengintai jika dengkuran tak diatasi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAsep Candra

    Terkini Lainnya

    IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

    IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

    Feel Good
    Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

    Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

    Feel Good
    7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

    7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

    Feel Good
    Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

    Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

    Look Good
    Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

    Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

    Eat Good
    Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

    Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

    Look Good
    Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

    Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

    Feel Good
    Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

    Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

    Feel Good
    Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

    Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

    Feel Good
    Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

    Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

    Feel Good
    Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

    Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

    Look Good
    Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

    Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

    Look Good
    Astronot Buzz Aldrin Kini Merancang Busana

    Astronot Buzz Aldrin Kini Merancang Busana

    Look Good
    Tahapan Perawatan Kulit Malam Hari

    Tahapan Perawatan Kulit Malam Hari

    Look Good
    5 Alasan Pentingnya Rutinitas 'Skin Care' Malam

    5 Alasan Pentingnya Rutinitas "Skin Care" Malam

    Look Good
    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM