Sering "Meeting" Bikin Otak Lemot? - Kompas.com

Sering "Meeting" Bikin Otak Lemot?

Kompas.com - 29/03/2012, 10:11 WIB

KOMPAS.com - Bila Anda termasuk orang yang sibuk dengan aktivitas rapat atau meeting ada baiknya menyimak hasil temuan para ahli yang satu ini.  Riset terbaru ilmuwan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa meeting atau rapat ternyata dapat memengaruhi tingkat kecerdasan karena aktivitas tersebut secara tidak langsung mengganggu kemampuan Anda untuk berpikir sendiri.

Ini adalah hasil kajian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Virginia Tech Crilion Research institute, AS.  Untuk sampai pada kesimpulannya, para peneliti melakukan tes IQ pada sekelompok orang yang baru selesai melakukan pertemuan (meeting). Hasil tes IQ secara signifikan menunjukkan, orang yang mengkuti rapat memiliki nilai lebih rendah ketimbang mereka yang bekerja sendiri. Penurunan IQ terlihat jelas terutama pada perempuan ketimbang kaum pria.

Peneliti menyatakan, kinerja berpikir seseorang cenderung akan berkurang bila mereka mendapat kritik dari rekan-rekan mereka.

"Anda mungkin melihat temuan ini sebagai guyonan. Tapi temuan kami menunjukkan bahwa rapat komite dapat membuat fungsi otak Anda mati," kata, Read Montague, pemimpin riset.

Dalam kajiannya, peneliti melibatkan dua mahasiswa dari dua universitas dengan IQ rata-rata 126. Kemudian, kedua mahasiswa dari universitas yang berbeda itu diadu satu sama lain (untuk berdebat) dengan diberikan sejumlah pertanyaan.

Peneliti menemukan bahwa seseorang yang melakukan perdebatan dengan orang lain cenderung mengalami kesulitan ketika harus menjalani tes IQ.

Masing-masing peserta juga menjalani scan MRI pada otak untuk melihat perbedaan di setiap wilayah otak yang berhubungan dengan pemecahan masalah, emosi, dan penghargaan ketika menjalankan sebuah tugas.

Kenneth Kishida, seorang ilmuwan dari Virginia Tech Carilion Research Institute mengatakan, setiap orang perlu memahami bagaimana kerja otak khususnya dalam merespon interaksi sosial.

"Melalui neuroimaging, kami mampu untuk mendokumentasikan bagaimana respon saraf terhadap isyarat-isyarat sosial yang ditimbulkan," katanya.

Kishida mengatakan, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk melihat, seberapa besar pengaruh persaingan dalam sebuah kelompok belajar dan lingkungan tempat kerja terhadap fungsi otak.

"Dengan melakukan pencitraan otak kita dapat memberikan solusi dalam mengembangkan strategi untuk orang-orang yang rentan terhadap jenis-jenis tekanan sosial," jelasnya.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Look Good
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Feel Good
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Feel Good
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Eat Good
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Feel Good
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Eat Good
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Feel Good
Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
Feel Good
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
Feel Good
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Feel Good
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Feel Good
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Look Good
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Look Good
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Feel Good
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Look Good
Close Ads X