Manfaat Dongeng untuk Anak - Kompas.com

Manfaat Dongeng untuk Anak

Kompas.com - 15/05/2012, 14:18 WIB

KOMPAS.com -  Kesibukan menjadi salah satu alasan kurangnya waktu orangtua untuk anak-anaknya. Sebuah survei yang dilakukan pada 500 anak usia 3-8 tahun di Inggris mengungkapkan, hampir 2/3 anak yang disurvei menginginkan orangtuanya meluangkan waktu untuk membacakan cerita sebelum mereka tidur, terutama oleh sang ibu.

"Salah satu cara terbaik untuk meluangkan waktu bagi anak-anak adalah melalui mendongeng bagi mereka," ungkap psikolog anak, Efnie Indrianie, dalam talkshow bersama Wall's Dreamy Creamy di Hongkong Cafe, Jakarta, Senin (14/5/2012) lalu.

Sampai saat ini kegiatan mendongeng sudah banyak ditinggalkan oleh para orangtua, karena dianggap merepotkan dan membuat mereka semakin lelah setelah seharian bekerja. Padahal sebenarnya mendongeng merupakan kegiatan positif yang bisa mengeratkan hubungan ibu dan anak. "Mendongeng sebenarnya bukanlah kegiatan untuk menidurkan anak, tapi lebih berfungsi untuk meningkatkan kedekatan ibu dan anak, dan mengembangkan kemampuan otak anak," bebernya.

Mendongeng juga membantu perkembangan psikologis dan kecerdasan emosional anak, serta beberapa manfaat lain berikut ini:

1. Mengembangkan imajinasi anak
Dunia anak adalah dunia yang penuh imajinasi. Menurut Efnie, anak usia 3-7 tahun memiliki "dunia"-nya sendiri, bahkan mempunyai teman khayalan sebagai teman mereka bermain. Hal ini sebenarnya tidak salah, karena bisa membantu proses perkembangan mereka. Namun, sebaiknya orangtua tetap mengontrol imajinasi meeka agar tetap positif, salah satunya melalui pembacaan dongeng. Melalui dongeng yang dibacakan sang ibu, imajinasi anak akan diarahkan dengan lebih baik.

2. Meningkatkan keterampilan berbahasa
Mendengarkan dongeng merupakan salah satu stimulasi dini yang bisa digunakan untuk merangsang keterampilan berbahasa pada anak. Menurut penelitian, anak perempuan lebih cepat menguasai kemampuan berbahasa dibandingkan anak laki-laki. Hal ini disebabkan karena anak perempuan memiliki fokus dan konsentrasi yang lebih baik daripada laki-laki.

"Ini dipengaruhi oleh kemampuan multitasking perempuan," kata Efnie. Kemampuan awal yang dikuasai anak-anak adalah kemampuan verbal, sehingga otak kanan mereka lebih berkembang dan keterampilan berbahasanya lebih terlatih. Selain itu, kisah-kisah dongeng yang positif akan membantu anak bertutur kata dalam bahasa yang sopan.

3. Meningkatkan minat baca anak
Secara tak langsung, anak-anak yang memiliki ketertarikan pada dongeng akan memiliki rasa penasaran yang lebih tinggi. Cara yang paling mudah untuk mendongeng adalah dengan membacakan buku cerita kepada mereka. Ketika tertarik pada dongeng, mereka menjadi lebih tertarik pada buku-buku cerita bergambar. Dengan sendirinya, minat baca mereka juga meningkat.

4. Membangun kecerdasan emosional
Selain mendekatkan keakraban ibu dan anak, mendongeng ternyata bisa membangun kecerdasan emosional anak. Anak-anak akan belajar tentang nilai-nilai moral dalam kehidupan. "Anak-anak kecil sulit untuk belajar tentang berbagai hal yang abstrak, seperti kebaikan pada sesama. Tetapi dengan dongeng, anak akan terbantu dalam memahami nilai-nilai emosional pada sesama," bebernya.

Ditambahkan Efnie, anak-anak sekarang ini kebanyakan hanya memiliki kepandaian kognitif saja, padahal kepandaian emosional juga dibutuhkan untuk bersosialisasi dan berbuat baik pada sesama sebagai bekal kehidupan mereka.

5. Membentuk anak yang mampu berempati
Stimulasi melalui dongeng akan mampu merangsang kepekaan anak usia 3-7 tahun terhadap berbagai situasi sosial. Mereka akan belajar untuk lebih berempati pada lingkungan sekitarnya. Stimulasi akan lebih baik jika dilakukan dengan merangsang indera pendengaran dibandingkan visual. Stimulasi visual melalui televisi atau game memang akan merangsang kepandaian visual, namun tidak akan merangsang kepekaan perasaan dan empati anak. Dengan pendengaran, dan cerita-cerita yang mendidik, anak akan lebih mudah menyerap nilai-nilai positif dan berempati dengan orang lain.

EditorDini

Terkini Lainnya

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi 'Jet Lag'

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi "Jet Lag"

Eat Good
Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Look Good
Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Feel Good
Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Feel Good
Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi 'Tukang Selingkuh' Terbesar?

Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi "Tukang Selingkuh" Terbesar?

Feel Good
Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan 'Mantan'

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan "Mantan"

Feel Good
Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Feel Good
Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Eat Good
IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

Feel Good
Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Feel Good
7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

Feel Good
Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

Look Good
Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Eat Good
Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Look Good
Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM