Obesitas pada Anak Bisa Picu Kebutaan - Kompas.com

Obesitas pada Anak Bisa Picu Kebutaan

Kompas.com - 29/05/2012, 10:04 WIB

KOMPAS.com — Satu lagi ancaman serius bagi anak-anak dengan obesitas. Sebuah penelitian terbaru di Amerika mengindikasikan, beberapa anak yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko peningkatan masalah pada otak yang dapat menimbulkan kebutaan.

Kondisi ini disebut oleh peneliti sebagai hipertensi intrakranial idiopatik (IIH) atau juga disebut pseudotumor cerebri—yang sangat rentan terjadi pada anak perempuan berkulit putih.

Peneliti mengatakan, orang dengan kondisi ini akan mengalami peningkatan tekanan di sekitar otak yang tidak disebabkan oleh penyakit lainnya. Gejala yang muncul di antaranya sakit kepala, penglihatan kabur, mual, dan gerakan mata yang abnormal. Hipertensi intrakranial idiopatik dapat menyebabkan kebutaan pada hingga 10 persen pasien, terutama jika tidak didiagnosis dan diobati segera.

Dalam pengamatannya, para peneliti menganalisis data dari 900.000 anak-anak usia 2-19 tahun dan mengidentifikasi 78 kasus hipertensi intrakranial idiopatik. Sebanyak 85 persen pasien dengan kondisi tersebut adalah perempuan berusia 11-19 tahun, hampir setengah di antaranya berkulit putih dan 73 persen kelebihan berat badan atau obesitas.

Dibandingkan dengan anak yang memiliki berat badan normal, risiko tersebut 16 kali lebih tinggi pada anak-anak obesitas, 6 kali lebih tinggi pada anak-anak cukup gemuk, dan 3,5 kali lebih tinggi pada anak-anak kelebihan berat badan.

Studi ini dipublikasikan pada 24 Mei 2012 dalam Journal of Pediatrics.

"Anak dengan obesitas telah terbukti memiliki hubungan dengan penyakit serius," ujar peneliti, Dr Sonu Brara, dari Kaiser Permanente Los Angeles Medical Center Neurology Departement.

"Penelitian ini adalah bukti kuat hingga saat ini bahwa obesitas berhubungan dengan risiko hipertensi intrakranial idiopatik pada anak-anak. Temuan ini juga menunjukkan bahwa epidemi obesitas kemungkinan akan menyebabkan meningkatnya morbiditas dari IIH, termasuk kebutaan," tambah Brara.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi
Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi
Feel Good
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Look Good
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Feel Good
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Feel Good
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Eat Good
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Feel Good
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Eat Good
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Feel Good
Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
Feel Good
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
Feel Good
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Feel Good
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Feel Good
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Look Good
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Look Good
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Feel Good
Close Ads X