Anak Gemuk Tak Berarti Sehat - Kompas.com

Anak Gemuk Tak Berarti Sehat

Kompas.com - 30/05/2012, 10:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Persepsi masyarakat selama ini bahwa anak gemuk berarti sehat harus diubah, karena ketika tumbuh menjadi dewasa anak yang obesitas (kegemukan) itu berpeluang besar mengidap berbagai penyakit berbahaya.

"Paradigma tentang sehat selama ini selalu dikaitkan dengan anak yang gemuk, padahal kegemukan adalah wujud dari malnutrisi (pemberian nutrisi yang salah), bukan hanya kurang gizi seperti dipahami kebanyakan orang," kata dr Damayanti Rusli Sjarif, SpA(K) dari Unit Kerja Koordinasi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Ia menyatakan hal itu ketika memberikan paparan tentang pencegahan malnutrisi dan penyakit tidak menular pada anak Indonesia di Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Damayanti mengatakan, persepsi itu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua tentang kebutuhan nutrisi anak pada saat kehamilan maupun pertumbuhan mereka di usia emas, sejak lahir hingga dua sampai tiga tahun. "Banyak orang tua yang berasal dari kalangan ekonomi mampu, tetapi tidak tahu makanan apa yang dibutuhkan anaknya sehingga asupan gizi dan nutrisi anak tidak sesuai," katanya.

Menurut dia, hal itu terbangun sejak masyarakat Indonesia yang tadinya bermata pencaharian dengan basis agraris, dengan kebutuhan pangan yang sudah tersedia dari hasil tani, kemudian beralih karena industrialisasi yang kemudian mengganggu pola makan.

"Dengan perpindahan masyarakat dari desa ke kota, banyak yang tidak memasak makanan sendiri karena waktunya habis untuk bekerja, mereka kemudian membeli makanan cepat saji yang kaya kalori namum miskin asupan nutrisi dan zat lain yang diperlukan tubuh untuk tetap sehat," katanya.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, tercatat 17,9 persen kasus malnutrisi yang terjadi pada anak usia di bawah lima tahun, dengan tingkat obesitas pada kelompok anak yang sama sebesar 14 persen.

"Angka (obesitas) tersebut bisa lebih parah di perkotaan seperti Jakarta, yang bisa mencapai 20-30 persen karena pola konsumsi makanan yang tidak sehat," tegasnya.

"Makanan cepat saji merupakan makanan yang tinggi kalori, tetapi rendah kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh seperti zat besi, vitamin A dan zinc," katanya.

Secara umum, obesistas disebabkan oleh konsumsi kalori yang berlebihan, sehingga tubuh mengalami penimbunan lemak yang tentunya menghambat produktivitas seseorang. Obesitas sendiri terbukti dapat meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, gagal jantung, beberapa jenis kanker, batu kandung empedu dan batu kandung kemih, serta sejumlah gangguan lainnya.

Untuk mencegah obesitas tersebut, Damayanti menyarankan agar orang tua mencari tahu pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi dan gizi yang tepat bagi anak mereka. "Ada sekitar 70 persen orang tua yang berasal dari kalangan ekonomi mampu tetapi tidak paham tentang makanan yang tepat bagi anaknya sehingga perlu mendapat pendidikan tentang nutrisi dan gizi tersebut bahkan sebelum ibunya memasuki masa kehamilan," katanya.

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Look Good
Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Feel Good
'Despacito' dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

"Despacito" dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

Feel Good
Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Feel Good
Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Feel Good
Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Feel Good
Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Feel Good
Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Feel Good
Close Ads X