10 Persen Ibu Melahirkan Berisiko Gondokan - Kompas.com

10 Persen Ibu Melahirkan Berisiko Gondokan

Kompas.com - 03/06/2012, 08:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Gangguan tiroid (gondok) umumnya lebih rentan diderita oleh kaum perempuan ketimbang pria. Risiko tersebut biasanya akan meningkat terutama setelah melakukan proses persalinan. Faktor hormonal diduga menjadi pemicunya.  

Tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher bagian depan yang berbentuk seperti kupu-kupu dan mempunyai sejuta peran. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.

"Sekitar 10 persen dari ibu-ibu yang melahirkan suka lehernya kemudian membesar," kata dr Pradana Soewondo, spesialis penyakit dalam konsultan endokrin dan metabolik, saat acara Seminar Awam "Kenali Gangguan Kelenjar Tiroid", Sabtu (2/6/2012) di Ruang Auditorium RS Premier Jatinegara.

Pradana mengungkapkan, banyak ibu hamil yang memiliki anggapan keliru dan berpikir bahwa pembesaran leher pasca-melahirkan disebabkan oleh mengejan. Padahal, sebetulnya kondisi ini dipicu oleh perubahan hormonal selama hamil sehingga leher menjadi bengkak.

"Ini salah satu alasan kenapa banyak ibu hamil tidak mau melahirkan secara normal," ujarnya.

Kondisi ini, lanjut Pradana, bisa terjadi pada setiap wanita. Selain faktor hormonal, gangguan tiroid pada kaum wanita juga dapat disebabkan oleh reaksi autoimun.

Ia menjelaskan, saat hamil, sistem imunologi tubuh seorang wanita akan menyesuaikan diri karena kehadiran bayi yang dikandung. Penyesuaian imunologis ini sering kali menyebabkan leher membesar karena berubahnya sistem imunitas. Jadi, bukan karena mengejannya, melainkan karena reaksi autoimun pada tubuh seorang perempuan.

"Pada umumnya, pembesaran itu sementara saja dan kemudian bisa hilang. Tapi sering kali ada yang menetap. Ini umumnya tidak berbahaya," ujarnya.

Penyebab pembengkakan ini bisa sangat beragam, mulai dari gangguan autoimun hingga penyebab yang paling umum, yakni kekurangan zat yodium. Gangguan tiroid muncul apabila hormon tiroid yang beredar tidak dalam jumlah yang tepat. Kondisi ini terjadi karena kelenjar tiroid mengalami gangguan fungsi yang kurang aktif, yang kemudian menimbulkan kondisi hipotiroid. Sementara itu, kelenjar tiroid yang hiperaktif menyebabkan terjadinya hipertiroid.

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Look Good
Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Feel Good
'Despacito' dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

"Despacito" dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

Feel Good
Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Feel Good
Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Feel Good
Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Feel Good
Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Feel Good
Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Game of Thrones Mengalahkan Situs Porno

Feel Good
Close Ads X