Penderita Diabetes Perlu Persiapan Jelang Puasa - Kompas.com

Penderita Diabetes Perlu Persiapan Jelang Puasa

Kompas.com - 10/06/2012, 11:12 WIB

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan atau bulan puasa akan tiba dalam beberapa pekan. Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, sebaiknya beberapa minggu sebelum mulai berpuasa sudah mulai mempersiapkan diri. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain kondisi fisik, penyesuaian terapi obat harian, dan aspek yang berkaitan dengan gizi.

Demikian disampaikan dr. Hepi Hapsari, konsultan nutrisi dan diet dari Rumah Sakit Premier Bintaro, saat acara Diabetes Gathering XXVII dengan tema 'Diabetesi Saat Puasa Ramadhan', Sabtu, (9/6/2012) di kawasan Bintaro Tangerang.

Hepi mengatakan, yang termasuk dalam aspek gizi salah satunya adalah pengaturan pola makan bagi penderita diabetes. Pada keadaan seseorang sedang berpuasa, akan terjadi perubahan pola dan jadwal makan yang menyebabkan berubahnya cadangan tenaga atau energi tubuh untuk aktivitas sehari-hari.

"Pengaturan pola makan bagi seseorang diabetesi yang berpuasa sebaiknya tetap makan dengan jumlah asupan kalori seperti biasanya dengan susunan gizi yang seimbang," katanya.

Pada kondisi normal, konsumsi makanan dan minuman menjadi cadangan tenaga untuk 5-7 jam ke depan. Sementara pada kondisi berpuasa, konsumsi makanan dan minuman saat sahur digunakan sebagai cadangan tenaga untuk 14 jam ke depan.

Berkurangnya asupan makanan dan minuman di siang hari pada keadaan puasa menyebabkan jeda antar makan menjadi lebih panjang. Hal tersebut, jelas Hepi, dapat memicu kurangnya asupan gizi bila penatalaksanaannya kurang tepat. Oleh karena itu, sebaiknya diusahakan asupan makanan saat berpuasa tetap sama dengan kondisi tidak berpuasa.

"Sebaiknya, diabetesi saat berpuasa menyegerakan saat berbuka dan memperlambat saat sahur," terangnya.

Hepi mengungkapkan, yang perlu diperhatikan oleh seseorang diabetesi saat berpuasa adalah sebaiknya 50 persen dari total kebutuhan energi dikonsumsi saat berbuka puasa, 10 persen setelah tarawih dan 40 persen saat sahur.

Misalnya, diabetesi dengan kebutuhan kalori 1.500 kkal/hari maka distribusi kalorinya saat berpuasa adalah 750 kalori saat berbuka, 150 kalori setelah tarawih dan 600 kalori saat sahur. Jangan lupa pula untuk mengonsumsi cukup cairan.

"Sebaiknya diabetesi tanpa penyakit pemberat mengonsumsi jenis bahan makanan tinggi serat dan rendah lemak, dengan catatan jenis lemak jenuh sebaiknya dihindari," bebernya.

Gizi seimbang pada diabetesi

Pedoman umum gizi seimbang pada seorang diabetesi tanpa penyakit pemberat atau penyerta adalah makronutrien berupa kerbohidrat dengan porsi 60-70 persen dari total energi, protein 10-15 persen dari total energi dan lemak 10-25 persen dari total energi.

Selain makronutrien, kecukupan mikronutrien berupa vitamin dan mineral juga harus dipenuhi kecukupan asupannya. Tujuan asupan gizi yang seimbang adalah agar saat diabetesi berpuasa tubuh tetap terasa bugar dan segar dalam beraktivitas sehri-hari.

Bila dirasa asupan mikronutrien penunjang makronutrien kurang, maka diabetesi dapat mengonsumsi multivitamin. Yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi multivitamin adalah membaca label komposisi nutrisi dan aturan pakainya. Label BPOM atau Depkes, tanggal kadaluwarsa dan cara penyimpanan suplemen tersebut.

"Langkah yang tidak kalah penting adalah berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen untuk menghindari akibat yang tidak diinginkan," terangnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAsep Candra
    Terkini Lainnya
    Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
    Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
    Look Good
    Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
    Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
    Feel Good
    Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
    Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
    Feel Good
    Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
    Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
    Eat Good
    Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
    Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
    Feel Good
    Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
    Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
    Eat Good
    Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
    Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
    Feel Good
    Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
    Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
    Feel Good
    1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
    1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
    Feel Good
    Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
    Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
    Feel Good
    Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
    Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
    Feel Good
    Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
    Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
    Look Good
    Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
    Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
    Look Good
    Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
    Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
    Feel Good
    Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
    Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
    Look Good
    Close Ads X