Celana Ketat Lebih Bahaya buat Sperma ketimbang... - Kompas.com

Celana Ketat Lebih Bahaya buat Sperma ketimbang...

Kompas.com - 18/06/2012, 07:50 WIB

KOMPAS.com — Gaya hidup yang buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol telah dikaitkan sebagai salah satu penyebab masalah gangguan kesuburan pada pria. Namun, riset terbaru para ilmuwan di Inggris mengungkapkan, penggunaan celana dalam ketat ternyata lebih mungkin menyebabkan gangguan kesuburan pada pria ketimbang merokok dan mengonsumsi alkohol.

Menurut peneliti, perubahan gaya hidup dengan menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol memang dapat menurunkan risiko masalah kesuburan pada pria, tetapi perbedaannya tidak terlalu besar.

Dalam kajiannya, para peneliti dari University of Manchester, University of Sheffield, dan University of Alberta di Kanada melibatkan sekelompok pria yang memiliki masalah kesuburan. Temuan mengindikasikan bahwa faktor gaya hidup hanya sedikit memengaruhi masalah kesuburan pada para pria. Laporan menyebutkan, studi ini belum mengeksplorasi alasan kenapa orang-orang itu mengalami masalah kesuburan.

Dalam temuan ini, peneliti tidak menemukan hubungan antara motilitas (daya gerak) sperma dengan merokok, mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan, dan kelebihan berat badan. Sementara penggunaan pakaian dalam ketat telah dikaitkan dengan motilitas sperma yang berkurang.

Dalam penelitiannya, peneliti melibatkan 2.249 pria yang menjalani pengobatan di 14 klinik kesuburan di sekitar Inggris. Para pria ini telah mencoba untuk mendapatkan momongan dengan pasangannya selama 12 bulan. Partisipan mengisi kuisioner tentang latar belakang dan gaya hidup mereka serta memberikan sampel air mani untuk diuji tingkat kesehatan dan kecepatan berenangnya.

Hasil menunjukkan, sekitar 40 dari 100 pria memiliki kualitas sperma yang tidak sehat. Uniknya, mereka sangat jarang merokok, minum alkohol, menggunakan obat-obatan, dan tidak memiliki berat badan berlebih ketimbang kelompok pria dengan jumlah sperma normal.

Seperti yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction, penyebab menurunnya kualitas sperma para pria tersebut ternyata kebiasaan memakai celana dalam yang ketat.

Penelitian sebelumnya telah menyebutkan bahwa mengenakan pakaian dalam ketat bisa memperlambat produksi sperma dengan meningkatkan suhu testis.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Feel Good
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Feel Good
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Eat Good
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Eat Good
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Eat Good
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Feel Good
Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
Feel Good
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
Feel Good
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Feel Good
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Feel Good
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Look Good
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Look Good
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Feel Good
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Look Good
Pasien Diabetes Perlu Persiapan 2 Bulan Sebelum Puasa
Pasien Diabetes Perlu Persiapan 2 Bulan Sebelum Puasa
Feel Good
Close Ads X