BKKBN Sediakan 57,6 juta Kondom untuk Kampanye - Kompas.com

BKKBN Sediakan 57,6 juta Kondom untuk Kampanye

Kompas.com - 21/06/2012, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Sugiri Syarif menyatakan, pihaknya akan menyediakan sekitar 400 ribu gros atau sebanyak  57,6 juta buah kondom dalam mendukung kampanye penggunaan alat pengaman itu dengan sasaran kalangan berperilaku seks berisiko.

"Kita sekarang menyediakan 400 ribu lebih gros kondom. Untuk pengadaan ini, BKKBN menunjuk PT Mitra Rajawali Banjaran untuk memproduksi kondom," ujar  Kepala BKKBN Sugiri Syarif di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta Kamis (21/06/2012).

Menurut Sugiri, kondom yang disediakan BKKBN tersebut bernama kondom program Keluarga Berencana (KB).  BKKBN, lanjutnya, menerapkan sistem tender dalam memilih perusahaan penyedia kondom dan itu jatuh ke PT Mitra Rajawali Banjaran. Seluruh dana penyediaan kondom, kata Sugiri, bersumber dari anggaran pemerintah. Hal ini sekaligus membantah isu dan spekulasi adanya keterlibatan NGO asing dalam penyediaan kondom tersebut.

"Di BKKBN, tidak ada instansi asing yang mendanai kondom. BKKBN hanya membeli produk kondom dalam negeri tidak ada unsur dari asing yang terlibat dalam penyediaan kondom ini," tambahnya.

Kampanye penggunaan kondom di kalangan berperilaku seks berisiko merupakan salah satu program yang rutin dilakukan oleh pemerintah dalam menekan angka HIV-AIDS. Kampanye kondom mencuat belakangan ini menyusul tudingan sejumlah kalangan terhadap Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi bahwa kampanye yang digalakannya akan memudahkan akses remaja terhadap penggunaan kondom.

Pada Rabu (20/6/2012) kemarin, Nafsiah mengklarifikasi bahwa pihaknya akan mengintensifkan penggunaan kondom dengan sasaran kalangan dengan perilaku seks berisiko, termasuk pasangan suami istri, yang bertujuan menghindari penularan penyakit dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. 

Menkes juga mambantah bahwa kampanye tersebut merupakan kebijakan yang akan memudahkan akses remaja untuk memperoleh kondom. Dalam siaran persnya kepada Kompas.com, disebutkan bahwa Kementerian Kesehatan menggalakan program kampanye"ABAT" atau Aku Bangga Aku Tahu untuk kalangan remaja dengan rentang usia 15-24 tahun. Pesan utama dari program kampanye untuk remaja tersebut adalah mengedepankan upaya pengenalan penyebab HIV/AIDS, proses penularan dan bagaimana mencegahnya dengan jargon no drugs dan no free sex.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAsep Candra
    Terkini Lainnya
    Dekorasi Hijau Jadi Tren Pesta Pernikahan Tahun 2017

    Dekorasi Hijau Jadi Tren Pesta Pernikahan Tahun 2017

    Look Good
    Selalu di Rumah, Mengapa Tumit Sering Pecah-pecah?

    Selalu di Rumah, Mengapa Tumit Sering Pecah-pecah?

    Look Good
    Bentuk Kesan Pertama, Jangan Lupakan Gestur dan Kesehatan Gigi!

    Bentuk Kesan Pertama, Jangan Lupakan Gestur dan Kesehatan Gigi!

    BrandzView
    Coretan 'Bening' Eko Nugroho di Botol Aqua Reflections

    Coretan "Bening" Eko Nugroho di Botol Aqua Reflections

    Look Good
    Kunjungi Bridestory Market untuk Rencanakan Pernikahan Terbaik

    Kunjungi Bridestory Market untuk Rencanakan Pernikahan Terbaik

    Feel Good
    Kulit Ekstra Kering Butuh Pelembab Khusus

    Kulit Ekstra Kering Butuh Pelembab Khusus

    Look Good
    Jumlah Sperma Pria Modern Makin Sedikit

    Jumlah Sperma Pria Modern Makin Sedikit

    Feel Good
    Hair Expo, Ajang Berkumpulnya Pelaku Industri Tata Rambut

    Hair Expo, Ajang Berkumpulnya Pelaku Industri Tata Rambut

    Look Good
    Menghadapi Kenyataan Orangtua Selingkuh

    Menghadapi Kenyataan Orangtua Selingkuh

    Feel Good
    Mengapa Obesitas Memicu Penyakit Jantung?

    Mengapa Obesitas Memicu Penyakit Jantung?

    Eat Good
    Dua Essential Oils Paling Populer

    Dua Essential Oils Paling Populer

    Feel Good
    Lebih Bugar dan Rileks dengan Essential Oils

    Lebih Bugar dan Rileks dengan Essential Oils

    Feel Good
    10 Momen Seksi Pria di Mata Wanita

    10 Momen Seksi Pria di Mata Wanita

    Look Good
    Jika Calon Pasangan Hidup Tak Direstui Orangtua

    Jika Calon Pasangan Hidup Tak Direstui Orangtua

    Feel Good
    Sukses Kembangkan Bisnis dengan Instagram

    Sukses Kembangkan Bisnis dengan Instagram

    Look Good
    Close Ads X