Puasa Mencegah Penyakit Kronis - Kompas.com

Puasa Mencegah Penyakit Kronis

Kompas.com - 25/07/2012, 11:10 WIB

KOMPAS.com - Data survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2004 menunjukkan, berbagai faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner dan penyakit stroke meningkat pada masyarakat. Hasil survey tersebut menunjukkan, terjadi peningkatan gaya hidup tidak sehat pada masyarakat Indonesia yaitu kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, makan tidak seimbang, kegemukan, diet rendah serat/kurang buah dan sayur serta mengkonsumsi makanan tinggi kalori serta makanan tinggi lemak hewani. Tentu kondisi ini harus diantisipasi oleh kita semua. Puasa Ramadhan bagi masyarakat muslim merupakan kesempatan untuk memperbaiki kondisi gaya hidup yang tidak sehat ini. 

Kenapa puasa memperbaiki gaya hidup tidak sehat?

Puasa Ramadhan yang dilaksanakan masyarakat muslim merupakan suatu keadaan yang secara medis dikenal sebagai Prolonged Intermittent Fasting. Puasa adalah pengaturan makan dimana biasanya kita makan 3 kali menjadi 2 kali dengan jarak antara 2 makan sekitar 14 jam yaitu tidak menkonsumsi makan dan minum mulai dari sahur sampai dengan berbuka.

Dengan pengaturan makan ini, akan terjadi pengurangan asupan makan atau asupan kalori. Dengan mengurangi makan terjadi penurunan asupan kalori, asupan lemak juga berkurang. Asupan lemak yang berkurang akan juga mengurangi asupan kolesterol. Jika seseorang berpuasa dengan baik mustinya parameter laboratorium akan membaik.

Kolesterol total, trigliserida akan menurun. Begitu pula kolesterol jahat (LDL) juga akan menurun. Kadar asam urat mustinya juga menurun, begitu pula bagi orang yang memang sudah menderita gula darah tinggi, mustinya gula darahnya juga terkontrol. Berbagai penelitian pada penduduk yang berpuasa melaporkan penurunan kadar LDL dan meningkatnya kadar HDL. Hal ini jelas positif untuk pencegahan penyakit kardiovaskuler. Hal ini tidak terwujud kalau kita menerapkan budaya balas dendam saat berbuka dengan mengonsumsi makan secara berlebih-lebihan. 

Selama melaksanakan puasa Ramadhan, seharusnya juga bagi seorang perokok dapat mengurangi konsumsi rokok. Selama puasa, para perokok bisa berpuasa untuk tidak merokok, karena merokok membatalkan puasa. Para perokok dapat menahan diri untuk tidak merokok selama 14 jam. Setelah waktu berbuka sampai sahur, perokok pun harus melakukan aktivitas sholat wajib dan sholat tarawih dan juga perlu tidur, sehingga otomatis mereka pasti akan mengurangi rokok. 

Selama  Ramadhan, aktivitas sehari-hari sebaiknya tetap dilakukan. Tidur sepanjang hari dengan alasan berpuasa tidak dianjurkan, baik secara medis maupun secara agama. Selama puasa Ramadhan selain melaksanakan ibadah wajib, masyarakat yang melaksanakan puasa tetap dianjurkan untuk menambah ibadah sunat termasuk sholat. Malam hari diisi oleh sholat tarawih ada yang 11 raka'at ada yang 23 rakaat. 

Konsumsi sayur dan buah-buahan dianjurkan saat buka dan sayur-sayuran. Menu yang dianjurkan saat berbuka adalah jus buah dan konsumsi kurma dan tetap juga mengonsumsi sayur-sayuran saat makan berbuka dan saat sahur. Buah-buahan dan sayur-sayuran mengandung serat, mineral, vitamin,anti oksidan dan karbohodrat kompleks, untuk kacang-kacangan bahkan juga mengandung protein nabati. 

Akhirnya, dengan berpuasa kita bisa mengatur makan kita, mengurangi konsumsi karbohidrat dan lemak, mengurangi rokok bagi yang merokok, tetap melakukan aktifitas dan meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan. Rangkaian aktivitas sehat ini akan membuat tubuh kita sehat dan terhindar dari berbagai penyakit degeneratif seperti stroke, sakit jantung dan obesitas. 

Salam Sehat

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Look Good
Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Feel Good
Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Feel Good
Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Feel Good
Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Feel Good
Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Feel Good
Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Eat Good
Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Eat Good
Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Look Good
Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Feel Good
Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Eat Good
Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Feel Good
80 Persen Wanita Pakai 'Bra' dengan Ukuran Salah

80 Persen Wanita Pakai "Bra" dengan Ukuran Salah

Look Good
Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Eat Good
Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM