Kenapa Pria Suka Tidur Setelah Seks? - Kompas.com

Kenapa Pria Suka Tidur Setelah Seks?

Kompas.com - 26/07/2012, 16:50 WIB

KOMPAS.com - Para ilmuwan berhasil menemukan alasan di balik kebiasaan pria yang lebih mudah terlelap setelah melakukan hubungan intim. Penjelasan yang dikemukakan peneliti adalah karena perubahan yang terjadi pada struktur otak yang secara otomatis membuat kaum Adam tertidur.

Untuk membuktikannya, para ahli di Prancis melakukan scan pada otak pria selama dan setelah berhubungan seks. Hasil analisis menunjukkan bahwa korteks serebral - bagian otak yang bertanggung jawab memproses pikiran, emosi, persepsi, serta memengaruhi tindakan dan aktivitas motorik sehari-hari - mati selama orgasme.

Peneliti mengatakan, setelah berhubungan seks, hormon oksitosin dan serotonin akan menonaktifkan hasrat seksual dan juga membuat orang mengantuk.

Serge Stoleru, ahli neurologi yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan bahwa percobaan ini memberikan petunjuk tentang apa yang terjadi di otak selama orgasme.

"Setelah pria mengalami orgasme mereka biasanya mengalami periode refraktori, kondisi di mana mereka tidak bisa terangsang," katanya.

"Bagi wanita hal ini justru berbeda. Mereka (wanita) tampaknya tidak memiliki sebuah periode refraktori dan dapat meminta lebih banyak ketika pasangan mereka sedang ingin istirahat," tambah Serge yang mempublikasikan risetnya dalam journal Neuroscience and Biobehavioral Reviews.

Peneliti berpandangan, sesaat setelah mengalami orgasme, otak pria melepaskan zat kimia yang disebut prolaktin, yang menciptakan rasa kepuasan seksual. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang kekurangan prolaktin dalam tubuhnya cenderung merasa mudah lelah.

Studi awal tahun yang dilakukan ilmuwan di Universitas Michigan menemukan bahwa orang yang masih terjaga setelah pasangan mereka tertidur pasca  berhubungan seks sering merasa tidak aman dan membutuhkan kasih sayang.

Dalam survei yang dilakukan terhadap 456 orang heteroseksual, yang dimintai keterangan mengenai pola tidur dengan pasangan menunjukkan bahwa berpelukan dan berbicara setelah berhubungan seks membantu meningkatkan komunikasi antara pasangan.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Feel Good
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
BrandzView
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Eat Good
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Look Good
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
Feel Good
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Feel Good
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Feel Good
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Feel Good
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Eat Good
Panduan Memilih Sepeda Gunung
Panduan Memilih Sepeda Gunung
Feel Good
Goresan pada Kacamata Hitam? Tuntaskan dengan Campuran Ini
Goresan pada Kacamata Hitam? Tuntaskan dengan Campuran Ini
Look Good
Cara Efektif Atasi “Baby Blues”
Cara Efektif Atasi “Baby Blues”
Feel Good
Pengaruh Ibu Kurang Gizi pada Kesehatan Janin
Pengaruh Ibu Kurang Gizi pada Kesehatan Janin
Feel Good
Close Ads X