AIMI: Cuti Melahirkan 3 Bulan Belum Maksimal - Kompas.com

AIMI: Cuti Melahirkan 3 Bulan Belum Maksimal

Kompas.com - 03/08/2012, 09:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengaku mendukung sepenuhnya usulan pemberian cuti menyusui selama 6 bulan bagi ibu bekerja. AIMI menganggap, pemberian cuti melahirkan selama 3 bulan belum cukup membantu ibu bekerja dalam memaksimalkan pemberian ASI Eksklusif kepada bayi.

Hal itu disampaikan Mia Sutanto, Ketua AIMI, saat acara media gathering dengan tema 'Perlindungan Hak Menyusui Bagi Ibu Bekerja, Kamis, (2/8/2012), di Jakarta.

"Ini adalah usulan positif untuk adanya cuti melahirkan selama 6 bulan asalkan cuti melahirkan bisa diterapkan ke semua pekerja wanita baik di sektor formal atau informal," katanya.

Mia mengatakan, pemberian cuti melahirkan selama 6 bulan untuk ibu pekerja bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Dukungan dari keluarga dan masyarakat sekitar juga punya peran yang tidak kalah penting.

"Mungkin bagi ibu-ibu bekerja yang mendapat cuti bekerja 3 bulan waktunya terasa kurang. Pemerintah memang sudah seharusnya mempertimbangkan untuk memberikan cuti melahirkan 6 bulan," katanya.

Mia mengaku sudah pernah mengajukan usulan ini ke DPR (komisi IX). Namun sampai sekarang belum ada tanggapan.

Diakui Mia bahwa memang tidak mudah bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan cuti melahirkan 6 bulan bagi ibu bekerja karena banyak pihak yang nantinya akan ikut terlibat didalamnya jika aturan itu jadi disepakati.

"Ini tidak hanya urusan Kemenkes, tetapi juga terkait dengan Kementerian Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan. Selain itu, ada pihak tertentu yang mungkin beranggapan bahwa menyusui 6 bulan waktunya terlalu lama, sehingga secara negatif memegaruhi kinerja perusahaan," bebernya.

Padahal, kata Mia, dengan membantu keberhasilan ibu menyusui, perusahaan justru akan diuntungkan karena ibu dan bayi menjadi lebih sehat. Menurutnya, perlu ada sosialisasi kepada para pemilik usaha bahwa pemberian cuti melahirkan 6 bulan tidak akan berdampak negatif terhadap produktifitas perusahaan.

"Coba bandingkan dengan negara berkembang lainnya seperti Bangladesh dan vietnam yang sudah menerapkan cuti melahirkan 6 bulan. Kalau mereka bisa kenapa kita tidak," tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Slamet Riyadi Yuwono menyampaikan, saat ini pemerintah masih berpegang pada ketentuan yang tertera dalam UU Tenaga Kerja Nomor 13 tahun 2003 dengan masa cuti melahirkan selama 3 bulan.

"Kalau dijalankan dengan optimal, tidak usah cuti 6 bulan tetap bisa berjalan baik. Jadi tidak ada alasan lagi, ibu bekerja tetap bisa eksklusif menyusui bayinya," kata Slamet ketika dihubungi Kompas.com.

Slamet mengatakan, adanya desakan agar cuti menyusui menjadi 6 bulan itu baik. Artinya ada kepedulian dari masyarakat akan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Ia mengakui idealnya memang ibu pekerja berhenti bekerja untuk memberi ASI eksklusif kepada buah hatinya. Namun, dalam pelaksanaannya tetap harus realistis.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLusia Kus Anna
    Terkini Lainnya
    Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

    Kiat Mengembangkan Diri di Era Digital

    Feel Good
    Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

    Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

    Feel Good
    Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

    Jenis Teh dan Kopi yang Bisa Menambah Berat Badan

    Eat Good
    Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku 'Bullying'

    Mencari Hukuman yang Tepat bagi Anak Pelaku "Bullying"

    Feel Good
    Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

    Melirik Sumber Karbohidrat Selain Nasi

    Eat Good
    Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

    Waspadai Pola Makan di Luar Kebiasaan Pemicu Penyakit

    Eat Good
    Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

    Pilihan Kopi Favorit Bisa Ungkap Kepribadian

    Eat Good
    Kenapa Olahraga Harus Jadi Agenda Wajib Meskipun Sedang Sibuk?

    Kenapa Olahraga Harus Jadi Agenda Wajib Meskipun Sedang Sibuk?

    BrandzView
    Kaitan Polusi Udara dengan Kanker Payudara

    Kaitan Polusi Udara dengan Kanker Payudara

    Feel Good
    Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci?

    Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci?

    Feel Good
    Pakai Pelumas Saat Berhubungan Seks Hambat Kehamilan?

    Pakai Pelumas Saat Berhubungan Seks Hambat Kehamilan?

    Feel Good
    Berikan Pemahaman pada Anak Tentang Waktu Bermain Gadget

    Berikan Pemahaman pada Anak Tentang Waktu Bermain Gadget

    Feel Good
    Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

    Banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

    Eat Good
    5 Resep yang Membuat Anak Ketagihan Bawa Bekal dari Rumah

    5 Resep yang Membuat Anak Ketagihan Bawa Bekal dari Rumah

    Eat Good
    Tips Agar Anak Rutin Minum Air Putih

    Tips Agar Anak Rutin Minum Air Putih

    Eat Good
    Close Ads X