Perusahaan Farmasi Jerman Minta Maaf - Kompas.com

Perusahaan Farmasi Jerman Minta Maaf

Kompas.com - 02/09/2012, 22:13 WIB

KOMPAS.com - Pabrik pembuat obat sejenis morfin thalidomide meminta maaf kepada ribuan orang yang mengalami kecatatan sejak lahir, karena ibu mereka mengonsumsi obat pereda sakit tersebut.

Harald Stock, kepala eksekutif perusahaan farmasi Jerman, Gruenenthal, menyatakan "sangat menyesal" karena selama ini tidak mengeluarkan pernyataan apapun berkaitan dengan masalah tersebut.  Obat-obatan itu dijual untuk mengatasi rasa sakit yang dialami di pagi hari oleh ibu hamil pada era 1950an dan 1960an.

Stock menyampaikan permintaan maaf ketika membuka selubung patung perunggu yang menggambarkan seorang anak meninggal tanpa anggota badan, karena thalidomide.

"Kami meminta maaf bahwa selama hampir 50 tahun kami tidak menemukan cara untuk menjangkau anda," kata dia dalam upacara di yang digelar di bagian barat kota Stolberg Jerman, yang merupakan kantor pusat perusahaan.

"Kami mohon bahwa anda menghargai diam kami yang berlangsung sangat lama, sebagai kami sangat terguncang, nasib anda disebabkan oleh kami."

Kompensasi keuangan

Ketika obat-obatan itu ditarik dari peredaran pada 1961, lebih dari 10.000 bayi di seluruh dunia lahir dengan disabilitas yang disebabkan oleh obat.

Termasuk memiliki lengan dan tangan yang pendek, kebutaan, tuna runggu, mengalami masalah jantung dan kerusakan otak.

Sekitar 5.000 dan 6.000 dari mereka masih hidup, dan sekitar 400 orang di antaranya adalah warga Inggris.

Freddie Astbury, Presiden Thalidomide Inggris mengatakan :  "Butuh waktu yang lama bagi mereka untuk meminta maaf. Banyak orang yang menderita masalah kesehatan karena thalidomide di Inggris dan berbagai dunia.

"Jadi kami menyambut permintaan maaf itu, tetapi seberapa jauh mereka melangkah?

"Tidak ada permintaan maaf yang layak jika mereka tidak membuka diskusi mengenai kompensasi. Mereka harus mempertimbangkan dengan serius masalah kompensasi keuangan bagi orang-orang tersebut."

Sejumlah kompensasi telah dibayarkan, sebagian oleh distributor thalidomide di Inggris.

Gruenenthal memenangkan gugatan di Jerman pada 1972, dan menyatakan penyesalan atas masalah tersebut, tetapi tidak menyebutkan masalah disabilitas.

Klaim kompensasi masih belum selesai, termasuk satu kasus class action.

 

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Feel Good
Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Eat Good
Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Look Good
Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Look Good
Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Feel Good
Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Feel Good
Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Feel Good
Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Look Good
Close Ads X