Kenapa Tak Bisa Berhenti Mengunyah? - Kompas.com

Kenapa Tak Bisa Berhenti Mengunyah?

Kompas.com - 03/09/2012, 17:25 WIB

KOMPAS.com - Ada saat ketika menginginkan jenis makanan tertentu meski tidak dalam keadaan mengandung.Mengidam makanan sebenarnya petunjuk bahwa Anda merindukan sesuatu yang bukan makanan, begitu pendapat Sophie Skover, penulis buku The Continuous Appetite.

"Mengidam makanan merupakan indikasi bahwa sesuatu dalam hidup Anda tidak seimbang." Pelajari rasa lapar Anda. Itu merupakan cara yang baik memangkas kalori yang masuk dalam tubuh.

1. Manis

Jangan langsung mengklaim diri Anda penggila manis. Sebab nafsu tak tertahankan mengasup makanan manis bisa jadi karena Anda lelah. Coba deh, perhatikan ritme tidur Anda belakangan ini. "Saat sedang merasa lelah, banyak orang mendambakan gula untuk peningkatan energi cepat karena gula merupakan sumber utama bahan bakar tubuh," kata Elizabeth DeRobertis, RD., New York, AS.

Karbohidrat sederhana, seperti gula dicerna lebih cepat oleh tubuh memberikan dorongan energi yang cepat sesaat. Lalu dengan cepat gula tersebut menurun lagi dan Anda pun tanpa sadar mencari-cari makanan manis lagi.Sebagai alternatif, lakukan aktifitas jalan kaki. Dalam sebuah studi University of Georgia, olahraga intensitas rendah selama 20 menit mengatasi kelelahan.

2. Renyah
Segenggam kacang setiap hari dapat menjadi camilan sehat, tapi bagaimana kalau Anda tidak berhenti mengunyah makanan renyah sepanjang hari? Hali itu berarti  Anda mengalami frustrasi. "Mengunyah dan gemeletuk retaknya makanan di mulut dapat melepaskan kecemasan dan perasaan frustasi itu, Tapi masalahnya, saat berhenti mengunyah frustrasi datang kembali. Orang kembali makan lebih banyak dan dapat berakhir menghabiskan satu toples."

Cara yang lebih baik untuk melepaskan ketegangan adalah dengan meninju karung. Ikuti kelas kickboxing mampu meredakan kecemasan Anda. Latihan olahraga lainnya pun dapat  akan melepaskan endorfin yang meningkatkan suasana hati Anda. Selain itu beberapa studi telah menunjukkan bahwa musik santai benar-benar menghilangkan stres. Tetap ingin mengunyah? "Wortel bisa jadi pilihan camilan renyah yang sehat," tambah DeRobertis.

3. "Creamy"
Hidangan seperti es krim, kentang tumbuk, dan makaroni keju yang disebut "comfort foods" karena suatu alasan: "Makanan tersebut mampu memenuhi keinginan Anda untuk menenangkan pikiran dari perasaan khawatir," kata Skover. Makanan ini juga tinggi karbohidrat dan lemak. "Karbohidrat meningkatkan produksi hormon serotonin dan ketika Anda mengasup makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak, dapat memicu pelepasan dopamin, sebuah neurotransmitter yang terkait dengan perasaan senang,"jelas DeRobertis. Alternatif yang ditawarkan Skover adalah mencoba mandi air hangat, pijat kaki, dan mengenakan pakaian yang lembut dan bersantailah.

4. Kafein
Kapan saja Anda ingin kopi atau soda, Anda mungkin lebih dari sekadar haus. "Anda mungkin sedang merasa kecewa atau tidak puas dengan pekerjaan saat ini. Sebagai kompensasi Anda butuh memperbaiki keadaan dengan cepat dan kebutuhan segera merasa bahagia dan dapat melalui hari yang menyebalkan dengan sukses," kata Skover.
Hal ini juga bisa berarti Anda mengalami dehidrasi. "Tidak minum cukup air menyebabkan kekurangan energi," kata DeRobertis. Jadi, tahan latte Anda dan minumlah segelas air. 

 

EditorHesti Pratiwi
Close Ads X