Radang Tenggorokan Tak Selalu Butuh Antibiotik - Kompas.com

Radang Tenggorokan Tak Selalu Butuh Antibiotik

Kompas.com - 14/09/2012, 11:26 WIB

KOMPAS.com - Kebanyakan orang langsung mencari antibiotik begitu merasakan gejala radang tenggorokan. Padahal, tidak semua radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri, bisa juga disebabkan virus dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Dalam panduan terbaru yang dikeluarkan the Infectious Disease Society of America pada 11 September lalu, disebutkan bahwa antibiotik hanya boleh diberikan untuk gejala radang tenggorokan bila sudah dipastikan oleh hasil suatu tes atau pemeriksaan tertentu.

Pasien yang dites positif strep (disebabkan oleh bakteri Streptococcus) akan diobati dengan penisilin atau amoksilin. Penggunaan antibiotik jenis azithromycin dan cephalosporin harus dihindari karena bakteri strep kini semakin kebal terhadap obat-obatan tersebut.

Penyakit radang tenggorokan cukup sering dikeluhkan masyarakat. Di Amerika Serikat saja, setiap tahunnya sekitar 15 juta orang dilaporkan berobat ke dokter karena radang tenggorokan dan hampir 70 persennya mendapat antibiotik. Padahal, prosentase yang positif terkena bakteri strep hanya 20-30 persen pada anak-anak, dan 5-15 persen pada orang dewasa.

Anak-anak dan dewasa tidak perlu dites strep jika gejalanya disertai batuk, hidung berair, suara serak, atau nyeri mulut, karena itu semua adalah gejala kuat adanya infeksi virus di tenggorokan.

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh strep memiliki gejala rasa nyeri yang mendadak, sakit saat menelan, dan tidak ada gejala demam seperti akan sakit flu.

Bila dokter mencurigai adanya strep, dokter disarankan untuk melakukan tes deteksi antigen yang hasilnya dapat dilihat segera. Jika hasil tes negatif, direkomendasikan melakukan pemeriksaan kultur tenggorokan terutama untuk anak dan remaja, namun tidak pada orang dewasa. Hal itu karena radang tenggorokan akibat strep jarang ditemukan pada anak usia tiga tahun atau lebih muda.

Dalam panduan itu juga tidak disarankan melakukan operasi pengangkatan tonsil (amandel) pada anak yang sering menderita radang tenggorokan, kecuali pada kasus khusus seperti anak mengalami kesulitan bernapas. Risiko operasi amandel dinilai lebih besar ketimbang manfaatnya.

Panduan tersebut memang tidak dimaksudkan untuk menggantikan keputusan dokter, tetapi bisa menjadi pertimbangan pasien dan disesuaikan dengan kondisi tiap individu.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Eat Good
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Eat Good
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
Feel Good
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Eat Good
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Feel Good
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
BrandzView
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Eat Good
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Look Good
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
Feel Good
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Feel Good
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Feel Good
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Feel Good
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Eat Good
Close Ads X