"Sexting" pada Remaja Picu Perilaku Seksual Berisiko - Kompas.com

"Sexting" pada Remaja Picu Perilaku Seksual Berisiko

Kompas.com - 18/09/2012, 11:52 WIB

KOMPAS.com Pesan mesra dan seksi lewat gadget atau dikenal dengan istilah sexting umumnya dilakukan orang dewasa atau mereka yang telah menikah demi menjaga keintiman hubungan. Namun, dewasa ini, kalangan remaja pun melakukannya. Karena kemudahan teknologi, mereka pun mengirim pesan atau gambar bernuansa seks.

Menurut sebuah penelitian, remaja yang gemar melakukan sexting tujuh kali lebih aktif secara seksual dan cenderung berhubungan seksual tanpa pengaman. Hasil penelitian ini merujuk pada pengamatan perilaku terhadap 1.800 siswa di Los Angeles, AS, berusia 12 sampai 18 tahun. Para peneliti menemukan, 15 persen responden mengaku menggunakan handphone untuk sexting dan 54 persen responden mengetahui siapa pengirim sexting. Responden jarang yang mengetahui bahwa sexting berpengaruh pada perilaku seksual yang berisiko.

"Hasil ini mengejutkan karena sexting bukanlah alternatif perilaku seksual yang berisiko. Orangtua harus mencurigai anak-anaknya yang sedang sexting, serta menyadari adanya kemungkinan anak mereka terlibat dalam perilaku seksual lain. Orangtua harus mewaspadai jika anak remajanya aktif secara seksual dan tidak menggunakan alat kontrasepsi," ujar Eric Rice, peneliti yang juga asisten profesor di School of Social Work di University of Southern California.

Pada penelitian sebelumnya, tingkat partisipasi pada remaja menunjukkan hasil yang sama. Kala itu, penelitian ini mencermati para responden yang sebagian besar remaja keturunan latin hispanik. Sebanyak 87 persen diidentifikasi normal dan hampir tiga perempatnya dilaporkan memiliki ponsel dan menggunakannya setiap hari.

"Remaja ini mengatakan sexting berkaitan dengan memberi keromantisan pada hubungan. Jadi, masuk akal mengapa jenis perilaku ini terjadi," ujar Justin Patchin, Wakil Direktur Pusat Penelitian Cyberbullying di Universitas Wisconsin Eau Claire.

Patchin dan Rice setuju, temuan ini menjadi kesempatan bagi para orangtua untuk berbicara kepada anaknya dan mendiskusikan soal konsekuensi dari sebuah tindakan. "Saya pasti tidak membenarkan sexting di kalangan remaja mana pun. Akan tetapi, kita perlu memahami hubungan dan perilakunya. Yang paling utama adalah orangtua harus mendidik anak-anaknya dengan baik dan menegaskan sebuah konsekuensi," ujar Patchin.

Shari Kessel Schneider, seorang peneliti senior di Pusat Pengembangan Pendidikan di Newton, Massachusetts, mengatakan temuan ini sekaligus menyoroti kebutuhan komunikasi antara psikiater dan para siswa. Pemuda yang melakukan sexting mungkin membutuhkan pendidikan tambahan dan bimbingan yang berkaitan dengan seksualitas remaja, serta bertanggung jawab dalam menggunakan internet.

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Look Good
Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Feel Good
Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Feel Good
Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Feel Good
Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Feel Good
Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Feel Good
Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Eat Good
Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Eat Good
Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Look Good
Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Feel Good
Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Eat Good
Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Feel Good
80 Persen Wanita Pakai 'Bra' dengan Ukuran Salah

80 Persen Wanita Pakai "Bra" dengan Ukuran Salah

Look Good
Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Eat Good
Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM