Biarkan Anak Bercita-cita Sebebasnya - Kompas.com

Biarkan Anak Bercita-cita Sebebasnya

Kompas.com - 24/09/2012, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Ketika ditanya tentang cita-citanya, anak-anak pasti punya banyak jawaban. Beragam pekerjaan yang sering mereka lihat sehari-hari umumnya akan membuat mereka tertarik untuk melakukannya, dan tertanam dalam otaknya. Tak jarang pekerjaan seperti chef, florist, pelukis, musisi, polisi, dan lain-lain, menjadi pilihan anak-anak sebagai cita-citanya. Sayangnya, cita-cita anak sering terbentur dengan keinginan orang tua yang ingin anaknya melanjutkan studi di bidang bisnis, kedokteran, atau malah melanjutkan usaha keluarga.

"Perbedaan keinginan antara orang tua dan anak akan membuat orang tua cenderung melarang anak untuk punya cita-cita sesuai keinginan mereka," ungkap psikolog Evangeline Suaidy, MSi, dalam coaching clinic di Jakarta, beberapa waktu lalu. Padahal sebenarnya, seringkali cita-cita anak ini hanyalah sebatas keinginan yang langsung terlontar tanpa benar-benar serius diinginkan.

Para orang tua sendiri membuat pelarangan tersebut dengan berbagai alasan, termasuk masa depan yang suram dan gaji yang kecil. Namun, Eva mengungkapkan, sebaiknya orang tua tidak melarang cita-cita anak dengan alasan apa pun, terutama saat mereka masih kecil.

"Beri kesempatan mereka untuk berpikir tentang cita-cita dan keinginan mereka kelak. Karena ini akan membantu merangsang kemampuan anak untuk bisa berpikir banyak hal dan mengembangkan otak mereka," tukasnya.

Saat berpikir tentang cita-cita, mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk mewujudkannya. Orang tua bisa menggunakan cita-cita tersebut untuk memotivasi anak dalam mewujudkan apa pun yang mereka inginkan. Eva menambahkan, hal ini akan merangsang kemampuan anak untuk berprestasi dalam belajar dan kehidupan sehari-harinya. Ketika anak dilarang memikirkan cita-citanya, mereka akan merasa dibatasi dan cenderung menjadi malas untuk berprestasi.

"Daripada melarang cita-cita anak, lebih baik orang tua mendukungnya agar si kecil bisa bahagia, dan punya kekuatan untuk menghadapi tantangan dalam mewujudkan cita-citanya," jelasnya.

Anda hanya perlu memberi penjelasan kepada anak tentang berbagai hambatan yang akan dihadapi dalam mewujudkan cita-citanya tersebut. Misalnya, untuk menjadi seorang polisi maka anak harus punya tubuh yang sehat dan kuat, sehingga perlu makan banyak sayuran dan buah.

Selain itu, dengan mengetahui cita-cita anak, justru orang tua jadi punya banyak kesempatan untuk menggali potensi anak lebih dalam, dan mendukung proses belajarnya.

EditorDini

Terkini Lainnya

Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

Eat Good
Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

Look Good
Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

Feel Good
Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

Eat Good
Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Feel Good
7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

Eat Good
Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Feel Good
Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Feel Good
4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

Feel Good
Jangan 'Baper' ketika Nonton Drama Korea

Jangan "Baper" ketika Nonton Drama Korea

Feel Good
6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

Feel Good
Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Eat Good
Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

Feel Good
Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

Feel Good
Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

Feel Good
Close Ads X