Pajak untuk Kendalikan Konsumsi Rokok - Kompas.com

Pajak untuk Kendalikan Konsumsi Rokok

Kompas.com - 07/11/2012, 06:39 WIB

Jakarta, Kompas - Kebijakan fiskal diperlukan untuk mengendalikan bahaya rokok di Indonesia. Selain kenaikan cukai rokok, pemerintah perlu segera memberlakukan pajak rokok.

Cukai dan pajak rokok yang tinggi diharapkan menurunkan keterjangkauan harga rokok sehingga makin sedikit masyarakat yang bisa mengonsumsinya. Dana yang diperoleh bisa digunakan untuk promosi kesehatan dan membangun fasilitas perawatan kesehatan bagi penderita akibat dampak asap rokok.

Masalah itu dibahas dalam seminar ”Peranan Kebijakan Fiskal dalam Promosi Kesehatan Melalui Pengendalian Tembakau”, Selasa (6/11), di Jakarta. Seminar diadakan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Abdillah Ahsan, Koordinator Penelitian Aspek Ekonomi dan Pengendalian Tembakau, Lembaga Demografi UI, mengatakan, Indonesia akan mengalami bonus demografi hingga tahun 2030. Bonus demografi adalah kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) di suatu negara sangat besar dibandingkan penduduk tidak produktif.

Rasio ketergantungan, yakni jumlah usia produktif yang menanggung orang usia tidak produktif, hingga tahun 2030 akan makin turun. Tahun 1971 rasio ketergantungan 86. Artinya, tiap 100 orang produktif akan menanggung 86 orang tidak produktif. Tahun 2030 diperkirakan rasio turun menjadi 44.

Abdillah mengingatkan, bonus demografi tercapai jika produktivitas penduduk usia kerja tinggi. Hal itu bisa dicapai jika penduduk memiliki pendidikan dan kondisi kesehatan yang baik.

Ironinya, kondisi kesehatan penduduk usia kerja terancam rokok. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi merokok penduduk Indonesia meningkat. ”Jika konsumsi rokok tidak dikendalikan, dampak buruk konsumsi rokok akan dialami,” kata Abdillah.

Djaka Kusmartata dari Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan mengatakan, pajak rokok akan dikenakan sebesar 10 persen dari cukai rokok dan diberlakukan Januari 2014. (IND)

 

EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Feel Good
Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Feel Good
Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Warna yang Cocok untuk Konsep Pernikahan Garden Party

Look Good
Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Anak Harus Diberi Pemahaman yang Benar Soal Perbedaan

Feel Good
'Despacito' dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

"Despacito" dan Fenomena Lagu Dewasa di Tengah Dendangan Anak-anak

Feel Good
Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Aku Indonesia, Ruang Anak Berkreasi

Feel Good
Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Pujian ‘Masa Kini’ yang Ingin Didengar Wanita

Feel Good
Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Memindahkan Musik Elektronik Ibiza ke Bali

Feel Good
Close Ads X