Nyeri Payudara, Perlukah Diwaspadai? - Kompas.com

Nyeri Payudara, Perlukah Diwaspadai?

Kompas.com - 08/05/2013, 10:10 WIB

Kompas.com - Rasa tidak nyaman dan nyeri pada payudara adalah gangguan pada payudara yang sering dialami. Rasa nyeri tersebut bervariasi dari ringan sampai berat, dan terkadang membutuhkan penanganan medis. Tetapi secara umum nyeri payudara bukanlah gejala kanker.

Ada tiga kategori nyeri pada payudara, yakni yang terkait dengan siklus menstruasi, nyeri yang tak terkait dengan menstruasi, serta nyeri yang asalnya dari dada dan terasa sampai payudara.

Nyeri terkait siklus menstruasi

Pola dari nyeri ini berkaitan dengan perubahan kadar hormonal. Sebagian wanita merasakan nyerinya meningkat sebelum haid dan akan menghilang setelah haid selesai. Nyeri bisa disertai dengan pembengkakan atau tidak.

Nyeri yang tak terkait siklus menstruasi

Tipe nyeri payudara ini biasanya muncul pada wanita usia pramenopause dan masa menopause. Rasa nyeri bisa terasa pada area spesifik di payudara dan sering disebut sebagai "target zone". Pada beberapa wanita, nyeri ini bisa terasa sampai dengan dua tahun lalu hilang.

Nyeri yang tak terkait dengan siklus haid juga bisa muncul karena trauma pada payudara atau juga di bekas luka biopsi. Pada kebanyakan kasus, dokter belum mengetahui penyebab nyeri ini. Jika rasa nyeri sangat tidak nyaman, periksakan ke dokter.

Nyeri yang berasal dari dada

Sebenarnya ini adalah nyeri yang bukan berasal dari payudara, tetapi di bagian tengah dada dan disebut sebagai costochondritis.  Kondisi tersebut terjadi ketika tulang rusuk dan tulang payudara bersentuhan. Postur tubuh yang buruk dan proses penuaan bisa meningkatkan tekanan pada persendian di area ini sehingga timbul rasa nyeri.

Meski nyeri pada payudara biasanya bukan gejala kanker, tetapi segera periksakan jika gangguan pada payudara itu mulai mengganggu. Sebelum memeriksakan diri, buatlah catatan mengenai intensitas nyeri dan kapan saja rasa nyeri itu timbul dan hilang.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pada sebagian kasus diperlukan mamografi atau USG jika pasien berusia di atas 35 tahun. Cek biopsi tidak direkomendasikan untuk keluhan nyeri.

 

EditorLusia Kus Anna
Terkini Lainnya
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Feel Good
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Feel Good
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Eat Good
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Eat Good
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Eat Good
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Feel Good
Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
Feel Good
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
Feel Good
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Feel Good
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Feel Good
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Look Good
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Look Good
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Feel Good
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Inilah Penampakan “Sneakers” Rp 166 Juta
Look Good
Pasien Diabetes Perlu Persiapan 2 Bulan Sebelum Puasa
Pasien Diabetes Perlu Persiapan 2 Bulan Sebelum Puasa
Feel Good
Close Ads X