BPOM Umumkan 17 Produk - Kompas.com

BPOM Umumkan 17 Produk

Kompas.com - 14/05/2013, 03:58 WIB

Jakarta, Kompas - Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan 17 jenis produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Semua produk itu tidak ada izin edar. Penjualan secara daring sulit dikontrol.

Kepala BPOM Lucky S Slamet di Jakarta, Senin (13/5), mengatakan, produk kosmetik berbahaya dan ilegal itu ditemukan BPOM dalam pengawasan Januari-Maret 2013.

Ke-17 jenis produk kosmetik tersebut bermerek Tabita (Daily Cream, Nightly Cream, dan Skin Care Smooth Lotion), Green Alvina (Walet Cream Mild Night Cream dan Night Cream Acne), serta Chrysant (Skin Care Pemutih Ketiak, Cream Malam Jasmine, AHA Toner No 1, 2, dan 2+). Produk lain, Hayfa (Sunblock Acne Cream Natural dan Acne Morning Pagi-Sore), Merek Dr Nur Hidayat, SpKK (Acne Lotion, Cream Malam Prima 1, dan Acne Cream Malam), serta Cantik (Whitening Vit E Night Cream, Whitening Vit E Day Cream).

Menurut Lucky, semua produk menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri (air raksa), hidrokinon, serta asam retinoat dan resorsinol. Kosmetik yang mengandung hidrokinon menyebabkan iritasi kulit. Merkuri bisa merusak ginjal. Penggunaan asam retinoat harus melalui resep dokter. Produk itu ilegal karena beredar tanpa izin edar. Merek seperti Hayfa sebelumnya mendapat izin edar, tetapi telah dibatalkan. Merek Cantik beredar dengan nomor izin edar fiktif.

Menurut Lucky, temuan kosmetik mengandung bahan berbahaya selama lima tahun terakhir menurun dari 1,49 persen (2009) menjadi 0,74 (sampai Maret 2013). Namun, hal itu tetap mengkhawatirkan. Sebagai tindak lanjut, BPOM menarik produk dari peredaran dan memusnahkan. ”Lima tahun terakhir, ada 268 kasus dibawa ke pengadilan. Namun, sanksinya hanya hukuman penjara 2 tahun 1 bulan sehingga tak menimbulkan efek jera,” ujarnya.

Sukiman Said Umar, Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen BPOM mengatakan, tren penjualan kosmetik mengandung bahan berbahaya banyak ditemukan melalui media daring (online), klinik kecantikan, dan salon. Penjualan lewat media daring lebih sulit dikontrol.

”Sejak 2010, kami mengawasi penjualan melalui internet. Namun, proses transaksi, bagaimana dan di mana mereka bertemu, sulit dideteksi,” kata Sukiman. (K12)

Editor

Terkini Lainnya

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Zoom Fly SP, Usaha Nike untuk mengalahkan Adidas

Look Good
Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Paperun, Berlari untuk Meningkatkan Minat Baca

Feel Good
Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Menikmati Keajaiban Tangan Bartender di Una Bar

Feel Good
Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Apakah Saya Seorang Biseksual? Coba Jawab Pertanyaan Ini

Feel Good
Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua

Feel Good
Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Apakah Kondom Memiliki Kadaluwarsa? Ini yang Harus Anda Tahu

Feel Good
Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Eat Good
Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Intip Kebiasaan Makan Orang Terkaya Dunia

Eat Good
Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Kolaborasi Fashion This Is April dengan Chelsea Islan

Look Good
Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Cerebral Palsy, Kerusakan Otak yang Sebabkan Kecacatan

Feel Good
Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Atkins, Diet yang Membolehkan Anda Makan Lemak

Eat Good
Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Ide Terbaik Sering Muncul di Tempat Tak Terduga

Feel Good
80 Persen Wanita Pakai 'Bra' dengan Ukuran Salah

80 Persen Wanita Pakai "Bra" dengan Ukuran Salah

Look Good
Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Mengapa Tubuh Butuh Kolagen Tambahan?

Eat Good
Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM