Finalis World Muslimah: Cerita Aisha Dari Nigeria - Kompas.com

Finalis World Muslimah: Cerita Aisha Dari Nigeria

Rahman Indra
Kompas.com - 11/09/2013, 11:55 WIB
KOMPAS.COM/RAHMAN INDRA Aisha, Finalis World Muslimah dari Nigeria

KOMPAS.com- Dengan gayanya yang khas, perempuan berkulit gelap itu tersenyum manis sembari mengakhiri perkenalannya dengan mengucapkan 'terima kasih' dalam bahasa Indonesia. 

Aisha menjadi satu dari dua finalis asal Nigeria yang terpilih masuk dalam jajaran finalis World Muslimah 2013 yang digelar World Muslimah Foundation. Lainnya ada Obabiyi Aishah Ajibola. Hari itu di fX Sudirman, Jakarta, Aisha dan 19 finalis lainnya akan menjalani masa karantina sebelum malam final pada 18 September 2013. 

"Buat saya ini bukan sekedar kontes kecantikan biasa, World Muslimah, tidak menunjukkan kecantikan fisik, tetapi keindahan akan Islam, dan kita yang ikut serta menunjukkan talenta dan hal positif dari dalam diri seorang muslimah," ujarnya lugas saat ditemui, disela-sela acara, Selasa (10/9/2013).

Aisha tampak bersemangat dan optimistis, ia mengaku dirinya mengetahui adanya ajang ini dari seorang teman, dan kemudian mencari informasi lebih lengkap via website. Tanpa berharap akan terpilih, ia pun mendaftarkan diri. Sebelumnya, anak pertama dari tiga bersaudara ini pernah menjuarai ajang membaca Quran.  

"Tujuannya bukan untuk menang, tetapi bagaimana bisa bertemu dengan banyak perempuan muslim lain dari berbagai negara, dan kalaupun terpilih bisa menjadi inspirasi buat muslimah lainnya," tambah dia.

Buat Aisha, ajang World Muslimah sekaligus bisa menunjukkan pada publik bahwa perempuan muslim yang berjilbab juga punya daya dan mampu meraih cita-citanya. Mencapai sesuatu dan memberi manfaat buat orang banyak.  

Aisha sendiri mengaku sudah mengenakan jilbab sejak kecil. Pelajaran agama dan ajakan berjilbab datang dari ibunya. Setelah lulus sekolah menengah atas, ia mantap berjilbab dan jarang lagi membukanya.  

Kata Aisha, sebagai muslimah, tidak hanya sekedar ditentukan oleh jilbab, tapi juga karakter yang baik. Sepeti berbusana yang baik dan santun, ramah dan menjalin pertemanan dengan siapaun, serta membantu orang yang membutuhkan. 

"Saya ingin ubah perspektif tentang muslimah. Bukan sekedar berpakaian tutup, tapi ada talent dan pencapaian yang menunjukkan kecerdasan," ujarnya. 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisRahman Indra
EditorD. Syafrina Syaaf
Komentar
Terkini Lainnya
Melihat Foto dan Video Korban Bom yang Viral Pengaruhi Psikologi
Melihat Foto dan Video Korban Bom yang Viral Pengaruhi Psikologi
Feel Good
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Eat Good
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Eat Good
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
Feel Good
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Eat Good
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Feel Good
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
BrandzView
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Eat Good
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Look Good
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
Feel Good
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Feel Good
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Feel Good
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Feel Good
Close Ads X