Polusi Udara Picu Autisme hingga Skizofrenia - Kompas.com

Polusi Udara Picu Autisme hingga Skizofrenia

Unoviana Kartika
Kompas.com - 19/02/2014, 17:14 WIB
IWAN SETIYAWAN Tingginya tingkat polusi udara membuat pemandangan kawasan Jakarta Selatan terlihat samar seperti berselimut kabut tipis, Rabu (18/7/2012).


KOMPAS.com -
Paparan polusi udara telah lama diketahui sebagai faktor risiko dari penyakit jantung dan paru-paru. Namun ada lagi organ vital yang juga terkena risiko tersebut, yaitu otak. Para peneliti dari American Association for the Advancement of Sciences (AAAS) baru-baru ini mengungkap dampak paparan polusi udara pada perkembangan otak.

Penelitian pada tikus menunjukkan, paparan polusi udara dapat memicu pembesaran ventrikel otak. Kondisi tersebut berhubungan dengan gangguan perkembangan saraf seperti skizofrenia atau autisme. Para peneliti mengatakan, peningkatan tingkat polusi udara berhubungan dengan peningkatan gangguan sistem saraf selama bertahun-tahun.

Menurut peneliti Deborah Cory-Slechta, polusi udara mengandung pelbagai logam dan gas yang terdiri dari partikel dengan ukuran yang berbeda-beda. Partikel yang ukuran besar tidak terlalu berisiko bagi tubuh, seringkali partikel itu dikeluarkan sendiri oleh tubuh. Sebaliknya, partikel dengan ukuran sangat kecil yang lebih menjadi ancaman bagi kesehatan.

"Partikel yang perlu diwaspadai adalah yang ukurannya terkecil, partikel ukuran nano. Ini karena partikel ini bisa masuk ke bagian sistem pernapasan bagian bawah yaitu paru-paru, sehingga dapat diserap ke aliran darah," jelas profesor pada Departemen Kedokteran Lingkungan di University of Rochester School of Medicine ini.

Cory-Slechta dan timnya pun melakukan percobaan untuk mengetahui hubungan polusi udara kaitannya dengan penurunan fungsi otak. Mereka pun memberikan paparan polusi udara pada tikus. Mereka menemukan, setelah dua bulan tidak ada area pada otak yang tidak mengalami peradangan.

Dari minggu ke minggu, saat tikus diberi paparan polusi udara, otak mengalami penurunan kondisi. Hingga otak pun mengalami pembesaran ventrikel yang seringkali menandakan gangguan perkembangan sistem saraf.

"Ketika ventrikel otak terlalu besar, maka bagian itu akan mendorong keseluruhan jaringan, termasuk bagian putih (white matter) pada otak yang merupakan tanda dari autisme dan skizofrenia," terangnya.

Pembesaran ventrikel otak diketahui juga berhubungan dengan penyakit area otak lainnya, seperti gangguan bipolar dan Alzheimer.

Kendati demikian, Cory-Slectha menegaskan tidak ada hubungan sebab-akibat antara polusi udara dengan penyakit autisme maupun skizofrenia. Polusi udara hanya meningkatkan risikonya.

PenulisUnoviana Kartika
EditorAsep Candra
Sumberfoxnews
Komentar

Terkini Lainnya

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Look Good
Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Look Good
Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Feel Good
Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Look Good
Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Feel Good
Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Look Good
Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Feel Good
Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Look Good
Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Feel Good
Orang 'Mapan' Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Orang "Mapan" Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Eat Good
Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Feel Good
Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Eat Good
Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Feel Good
Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

BrandzView
Mengejar Mimpi yang Tertunda

Mengejar Mimpi yang Tertunda

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM