Konsumsi Makanan Sehat Sesuai Usia - Kompas.com

Konsumsi Makanan Sehat Sesuai Usia

Ayunda Pininta
Kompas.com - 27/09/2015, 12:06 WIB
shutterstock makan bersama

KOMPAS.com - Dalam tiap tahap kehidupan, tubuh ternyata membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda untuk bisa produktif sepanjang hari. Temukan makanan tepat yang bisa menjadi suntikan energi sesuai usia Anda maupun keluarga.

 

USIA REMAJA

- Makan steak atau daging minimal 3 kali seminggu, terutama bagi para gadis. Daging menyediakan zat besi yang paling mudah diserap tubuh, akan sangat baik bila dikonsumsi selama masa menstruasi. Zat besi yang cukup sangat baik untuk menunjang kesehatan dan masa pertumbuhan.

Menurut National Diet and Nutrition Survey (NDNS), 46% gadis usia 11-18 memiliki asupan zat besi kurang dari yang seharusnya, sehingga membuat mereka mudah lelah dan gampang pusing.

- Makan tiram.  Atau makanan lain yang kaya akan zinc seperti kepiting, telur, kacang-kacangan. Zinc akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tak mudah sakit.

- Pastikan ada sumber kalsium setiap hari, seperti susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, seafood, maupun kacang-kacangan. Kalsium yang cukup akan membuat tulang kuat dan membantunya tumbuh tinggi.

 

USIA 20

- Seringlah makan segenggam buah berry. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi, meningkatkan imun, dan mencerahkan kulit secara alami.

- Kacang-kacangan untuk tulang yang lebih kuat. Sama seperti remaja, usia 20an merupakan masa satu-satunya yang kita miliki untuk pertumbuhan tulang optimal. Untuk itu, pilihlah makanan yang kaya kalsium, termasuk susu rendah lemak, ikan tulang lunak, maupun kacang-kacangan.

- Ikan yang kayak minyak sebagai sumber vitamin D. Vitamin D akan memudahkan tubuh dalam penyerapan kalsium. Penting bagi kesehatan tulang dan gigi.

- Sediakan selalu bayam. Bayam mengandung folat dan vitamin B yang tinggi. Dapat mencegah kerusakan syaraf serta menjaga dari kelelahan.

    

USIA 30

- Pilih segenggam kacang ketimbang donat. Sebuah donat manis bisa dengan cepat menaikkan gula darah yang membuat tubuh mudah lelah karena mencernanya. Sedang kacang-kacangan bisa menambah energi dengan cepat sekaligus membatu pelepasan energi lebih sehat.

- Tak lupa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B,  seperti roti gandum, sereal, sayuran hijau, dan telur. Vitamin B membantu menyerap energi dari makanan dan ampuh melawan stres.

- Salad udang. Udang kaya akan zinc, membuat tubuh di usia 30an seakan menjadi luar biasanya. Efeknya bisa membuat penampilan rambut, kulit, dan kuku menjadi sehat dan cantik.

 

USIA 40

- Kunyah almond. Saat metabolisme tubuh kian menurun, penelitian menemukan, rutin mengonsumsi almond ternyata bisa membantu tubuh di usia ini dalam mengurangi lemak perut dan pinggang. Selain memberi andil dalam menjaga kesehatan jantung.

- Rajin makan oat atau barley. Makan tiga porsi kecil per hari terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung, memperlancar peredaran darah, kesehatan usus, serta pemeliharaan berat badan.

 

USIA 50 KEATAS

- Memadukan 3 jenis kacang dalam piring saji. Misalnya tahu, buncis, dan kacang merah. Secara alami bisa menangkal efek buruk menopause. Hadirkan minimal tiga hari sekali.

- Ikan yang kaya lemak omega 3, seperti makarel, salmon, sarden. Kandungan omega 3 bisa menjaga kesehatan jantung, kesehatan sel-sel otak, serta kesehatan penglihatan.

- Sarapan oat. Serat larut dalam oat bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus. Campuran antara oat dengan buah-buahan seperti berry tak hanya bisa menjadi makanan super di usia ini, namun juga di segala usia.

PenulisAyunda Pininta
EditorBestari Kumala Dewi
SumberDailymail,
Komentar
Terkini Lainnya
Close Ads X