Zika Virus, Penyebab Utama Cacat Otak pada Janin? - Kompas.com

Zika Virus, Penyebab Utama Cacat Otak pada Janin?

Kompas.com - 28/01/2016, 20:09 WIB
AP Photo/Felipe Dana Solange Ferreira meletakkan bayinya yang menderita mikrosefali, Jose Wesley ke dalam ember di rumahnya di Brasil. Menurut Ferreira, Jose menikmati berada di dalam air.

KOMPAS.com - Zika virus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Aedes, yaitu nyamuk yang sama yang juga menyebarkan penyakit demam berdarah dan chikungunya, diduga menjadi penyebab meningkatnya cacat otak pada bayi baru lahir di Brasil dan beberapa wilayah lainnya.

Sejak akhir tahun lalu, mikrosefali seakan menjadi wabah di Brasil. Sekitar tiga juta bayi lahir setiap tahunnya di Brasil dan umumnya hanya 150 kasus bayi lahir dengan mikrosefali yang dilaporkan. Sedangkan saat ini, Brasil sedang menyelidiki hampir 4000 kasus bayi lahir dengan mikrosefali.

The World Health Organisation (WHO) juga telah mengonfirmasi adanya kaitan yang masuk akal antara zika virus saat masa kehamilan dengan mikrosefali, kondisi di mana bayi lahir dengan kepala lebih kecil dan perkembangan otak yang tidak normal.

Meski begitu, para ilmuwan belum menemukan secara pasti bagaimana zika virus dapat menyebabkan mikrosefali. Masih ada kemungkinan, bahwa ada berbagai faktor lain yang menjadi penyebabnya, seperti infeksi simultan dengan virus lain yang berkontribusi meningkatkan kemungkinan terjadinya mikrosefali.

Para peneliti masih berusaha menemukan apakah zika virus menjadi penyebab utama, meski saat ini hal tersebut menjadi dugaan kuat.

Hasil penelitian lain menunjukkan, tidak semua wanita hamil yang terinfeksi zika melahirkan bayi dengan kondisi mikrosefali. Hingga saat ini, para peneliti masih mempelajari apa yang menyebabkan sebagian bayi lahir dengan mikrosefali dan sebagian lainnya tidak.

Selain itu, para ilmuwan juga belum mengetahui secara pasti pada tahap mana kehamilan dengan zika virus paling berbahaya bagi janin.

Tapi, mereka memperkirakan, bahwa trimester pertama kehamilan adalah masa-masa kritis, karena pada masa itu kebanyakan organ-organ utama janin sedang tumbuh dengan pesat.

Pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat dianjurkan bagi para ibu hamil untuk mengetahui kondisi perkembangan janinnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar

Terkini Lainnya

Motif Bunga-Bunga Ala Conor McGregor

Motif Bunga-Bunga Ala Conor McGregor

Look Good
Tips Membuat Thai Tea ala Chef Yuda Bustara

Tips Membuat Thai Tea ala Chef Yuda Bustara

Eat Good
Mengintip Kegiatan Harian Bill Gates

Mengintip Kegiatan Harian Bill Gates

Feel Good
Diet Garam Itu Biasa, Sudah Coba Diet Gula?

Diet Garam Itu Biasa, Sudah Coba Diet Gula?

Eat Good
Mengapa Pria Melirik Wanita Lain Meski Sudah Punya Pasangan?

Mengapa Pria Melirik Wanita Lain Meski Sudah Punya Pasangan?

Feel Good
Magnet Pria yang Humoris

Magnet Pria yang Humoris

Look Good
Risiko Luka Saat Merapikan Rambut di Area Genital

Risiko Luka Saat Merapikan Rambut di Area Genital

Feel Good
Kebiasaan yang Bikin Kita Sulit Berpisah dengan Gawai

Kebiasaan yang Bikin Kita Sulit Berpisah dengan Gawai

Feel Good
Pria Makin Jago Masak Berkat Gawai

Pria Makin Jago Masak Berkat Gawai

Feel Good
Apakah Seks Mempengaruhi Stamina Sebelum Berlomba?

Apakah Seks Mempengaruhi Stamina Sebelum Berlomba?

Feel Good
Penulis Bisa Langsung Ketemu Penerbit Buku di Acara Ini

Penulis Bisa Langsung Ketemu Penerbit Buku di Acara Ini

Feel Good
Catatan dari Marathon Beregu Asics Relay

Catatan dari Marathon Beregu Asics Relay

Feel Good
Layanan Kecantikan dan Kebugaran Jadi Unggulan Thailand

Layanan Kecantikan dan Kebugaran Jadi Unggulan Thailand

Feel Good
Yang Harus Diperhatikan Sebelum Olahraga di Gym

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Olahraga di Gym

Feel Good
Kesalahan Saat Sikat Gigi yang Bikin Plak Muncul

Kesalahan Saat Sikat Gigi yang Bikin Plak Muncul

Look Good