Seorang Bintang Porno Sebarkan HIV karena Hasil Tes Negatif - Kompas.com

Seorang Bintang Porno Sebarkan HIV karena Hasil Tes Negatif

Kompas.com - 15/02/2016, 11:00 WIB
Shutterstock Ilustrasi kondom.
KOMPAS.com - Seorang bintang porno berinisial "A" menyebarkan HIV setelah sebelumnya ia dites HIV dan hasilnya negatif.

Dalam laporan dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) dilaporkan, aktor film porno berusia 25 tahun itu melakukan tes ulang dan hasilnya positif HIV dan gonorhea anus.

Ketika ia melakukan tes tersebut ia sudah menunjukkan gejala akut infeksi HIV, yakni demam, nyeri tenggorokan, dan ruam merah. Padahal 10 hari sebelumnya ia sudah dites HIV dan hasilnya negatif.

Petugas medis lalu melakukan penelusuran pasangan seksual si A. Dari 17 pasangannya, CDC menemukan 6 orang diantaranya sudah tertular HIV, satu orang melakukan kontak seksual sebelum aktor itu terinfeksi, dan 10 orang beresiko tinggi tertular.

"Sekitar 7 dari 10 pasangan melakukan seks tidak aman dan dua orang terinfeksi," tulis CDC dalam laporannya.

Setiap pemain film porno di Amerika memang diwajibkan melakukan tes HIV 14 hari setelah syuting film. Namun, tes tersebut ternyata kurang bisa diandalkan untuk mendeteksi virus dalam 14 hari setelah infeksi.

Menurut Michael Wweinstein, Presiden AIDS Healthcare Foundation, selama bertahun-tahun para pemain film porno telah menjalani program tersebut dan hasilnya efektif. Tidak ada satu pun bintang porno yang tertular HIV dari profesinya itu.

Namun laporan terbaru dari CDC ini menunjukkan hasil yang sebaliknya. Karena kemunculan gejala HIV pada si A tidak ada dalam 10 hari setelah hasil tes negatif, ia pun dipekerjakan kembali dalam sebuah film porno yang melibatkan adegan seks anal dengan pemain film pria tanpa menggunakan kondom. Di sinilah masalah itu bermula.

"Pemain film porno, perusahaan yang memproduksi, serta petugas medis, dan juga setiap orang yang beresiko HIV, seharusnya menyadari bahwa tes HIV saja tidak cukup untuk mencegah HIV," tulis laporan tersebut.

CDC merekomendasikan beberapa strategi pencegahan HIV pada pemain film porno. Selain rutin melakukan tes HIV, penggunaan kondom, dan juga pemberian obat antiretroviral (ARV) merupakan cara yang efektif.

Beberapa jenis obat ARV telah disetujui untuk digunakan sebagai "pre-exposure prohphylaxis", atau terapi untuk mereka yang tidak terinfeksi HIV tetapi beresiko sangat tinggi tertular.

EditorLusia Kus Anna
Komentar

Terkini Lainnya

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Eat Good
Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Feel Good
Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Feel Good
Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Eat Good
5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

Feel Good
Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Look Good
Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Feel Good
10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

Look Good
Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Feel Good
4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

Feel Good
Agar 'Cheating Days' Tak Merusak Diet

Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet

Eat Good
Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Feel Good
Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Look Good
Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Feel Good
Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM