3 Perilaku Diskriminasi Karyawan Wanita di Dunia Kerja - Kompas.com

3 Perilaku Diskriminasi Karyawan Wanita di Dunia Kerja

Kontributor Female, Lusina
Kompas.com - 11/04/2016, 10:34 WIB
THINKSTOCK.COM Ilustrasi

KOMPAS.com – Peluang wanita untuk merintis karier dan membuktikan potensi di dunia kerja, tak bisa dimungkiri, sekarang ini telah terbuka lebar dan setara dengan pria.

Namun, bagaimana perlakuan perusahaan dalam menangani dan menghadapi karyawan wanita? Ternyata, seringkali meninggalkan pengalaman pahit untuk kaum hawa.

Berikut tiga perilaku seksis atau diskriminasi yang sering dialami para karyawan wanita:

1 Gaya busana dan bentuk tubuh

Sudah bukan rahasia lagi bahwa isu berat badan dan penampilan, merupakan topik sensitif untuk wanita. Namun, tak sedikit karyawan wanita mendapatkan perilaku seksis di tempatnya bekerja.

Anjuran untuk mengenakan busana yang sopan memang tidak salah, tetapi jika diutarakan dengan gaya bicara yang ofensif, bisa membuat wanita merasa rendah dan hina.

Selain itu, banyak wanita melaporkan bahwa saat wawancara kerja, mereka sering diminta untuk menurunkan berat badan sebelum mulai masuk kerja.

2. Jangan terlalu vokal dan agresif

Salah satu kriteria yang paling dicari perusahaan adalah karyawan andal dalam menangani konflik.

Tak ayal, itu didefinisikan agar karyawan wanita tidak terlalu vokal ketika menghadapi hal-hal yang merugikan mereka di tempat kerja.

Berdasarkan survei Elephant in the Valley, sebanyak 84 persen karyawan wanita di industri teknologi dicap oleh perusahaan sebagai pribadi yang terlalu agresif.

Lalu, mereka pun dianjurkan agar lebih banyak diam dan jangan terlalu sering angkat bicara.

3. Negosiasi gaji

Persoalan negosiasi gaji, acap kali menjadi isu besar di dunia kerja. Sebab, terkait laporan bahwa ada rentang besar antara gaji karyawan pria yang lebih tinggi ketimbang karyawan wanita.

Namun, kita sering tidak menyadari bahwa banyak perusahaan cenderung membatasi ruang negosiasi gaji pada karyawan wanita dibandingkan karyawan pria.

Salah satu studi yang dipublikasikan oleh Organization Behaviour and Human Decision Processes, menemukan evaluasi gaji pada karyawan wanita, umumnya berakhir negatif.

PenulisKontributor Female, Lusina
Editor Syafrina Syaaf
Komentar

Terkini Lainnya

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Gaun yang Mencirikan Kebebasan dari Eddy Betty

Look Good
Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Pesta Batik, Meningkatkan Gairah Batik di Kalangan Muda

Look Good
Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Lakukan Ini Bila Memergoki Teman yang Selingkuh

Feel Good
Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Warna Lensa Kacamata Apa yang Cocok Untuk Kegiatan Anda?

Look Good
Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Benarkah Imunisasi MR Menyebabkan Kelumpuhan?

Feel Good
Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Lebih Percaya Diri dengan Operasi Pembesaran Kelopak Mata

Look Good
Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Hidup Bahagia Dimulai dengan Tidur dan Seks Berkualitas

Feel Good
Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Cari Gaya Busana Pria Terkini di Pekan Mode Pria Plaza Indonesia

Look Good
Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Berapa Lama Waktu Ideal Anak Main Gawai?

Feel Good
Orang 'Mapan' Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Orang "Mapan" Lebih Merasakan Manfaat Diet Mediterania

Eat Good
Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Jurusan Kuliah Favorit Para Orang Terkaya di Dunia

Feel Good
Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Bukan Diminum, Begini Cara Terbaik Konsumsi Cuka Apel

Eat Good
Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Lakukan Ini Saat Anda Merasa Tak Bahagia

Feel Good
Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

Olahraga Tak Sekadar Menurunkan Berat Badan!

BrandzView
Mengejar Mimpi yang Tertunda

Mengejar Mimpi yang Tertunda

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM