Tak Ada Sebab, Mengapa Muncul Memar dan Lebam di Kulit? - Kompas.com

Tak Ada Sebab, Mengapa Muncul Memar dan Lebam di Kulit?

Kompas.com - 08/11/2016, 08:00 WIB
Shutterstock Ilustrasi

TANYA:
 
Dok, apa penyebab timbulnya memar atau lebam di kulit? Saya sering mengalaminya walau sebelumnya tidak terbentur sesuatu. Memang tidak ada rasa sakit di sekitar bagian kulit yang memar itu, tapi saya takut karena sudah berulang kali. Perlukah diperiksakan ke dokter?
Amalia (22), Jakarta

JAWAB:

Terimakasih atas pertanyaan Saudari

Sebelum Saya menjawab pertanyaannya, saya ingin sampaikan bahwa dalam praktek sehari-hari, saya sering juga menemui pasien dengan keluhan memar, lebam pada kulitnya terutama di daerah lengan dan paha, seperti keluhan Saudari.

Biasanya memar atau lebam itu diketahui waktu pagi hari setelah bangun tidur, dan sebagian besar  kasus yang datang konsultasi kepada saya juga wanita.

Dari pengalaman dengan beberapa pasien dengan keluhan itu, memar dan lebam akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, bahkan tanpa obat. Dari pemeriksaan laboratorium yang saya lakukan juga tidak kelainan yang Saya dapatkan.

Jadi, pesan Saya, kalau itu muncul sesekali, dan tidak ada gejala lain yang mengikutinya, misalnya perdarahan gusi, hidung, Saudari tidak perlu khawatir. Tapi, kalau ada gelala ini, sebaiknya Saudari perlu pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

Lalu, dalam ilmu kedokteran memar, lebam seperti yang Saudari keluhkan ini dikenal dengan istilah "Purpura Simpleks." Biasanya terjadi akibat perdarahan di jaringan bawah kulit akibat rembesan darah karena pecahnya pembuluh darah kapiler.

Penyebab dan mekanismenya tidak diketahui dengan pasti. Banyak ahli yang berpendapat bahwa ini adalah varian normal. Obat-obat anti rematik (NSAID), aspirin, kortisol, obat anti pengumpalan darah, beberapa obat asthma juga dapat menyebabkan bercak, memar, lebam di bawah kulit ini.

Nah, sesuai dengan keluhan Anda, memar, lebam yang hilang sendir, tidak sakit, tidak ada gejala perdarahan lain yang mengikutinya, dan barangkali Anda juga tidak mengonsumsi obat-obatan seperti di atas, Anda belum perlu ke dokter. Saran saya, banyak makan buah-buahan, dan aneka warna sayuran

Terima kasih

EditorLusia Kus Anna
Komentar
Terkini Lainnya
Bingung Memilih Kontrasepsi? Bicarakan di Website Ini
Bingung Memilih Kontrasepsi? Bicarakan di Website Ini
Feel Good
Ayah, Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Anak
Ayah, Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Anak
Feel Good
Pentingnya Terbuka Masalah Keuangan Sebelum Menikah
Pentingnya Terbuka Masalah Keuangan Sebelum Menikah
Feel Good
Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa?
Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa?
Feel Good
Mengapa Kita dengan Mudah Menjadi Gemuk Lagi?
Mengapa Kita dengan Mudah Menjadi Gemuk Lagi?
Look Good
Tahan Komentar Buruk Anda pada Kemampuan Bermusik Anak
Tahan Komentar Buruk Anda pada Kemampuan Bermusik Anak
Feel Good
Ada di Manakah Pria Paling Tampan di Amerika Serikat?
Ada di Manakah Pria Paling Tampan di Amerika Serikat?
Look Good
Minuman untuk Pulihkan Energi Setelah Marathon
Minuman untuk Pulihkan Energi Setelah Marathon
Eat Good
Perempuan Lupa Jaga Makan dan Olahraga, Ini Bahaya Besar!
Perempuan Lupa Jaga Makan dan Olahraga, Ini Bahaya Besar!
BrandzView
Mengarahkan Anak yang Berbakat Modelling
Mengarahkan Anak yang Berbakat Modelling
Look Good
Standar Tampan Baru di 2017, Wajah Kotor dan Berminyak
Standar Tampan Baru di 2017, Wajah Kotor dan Berminyak
Look Good
Adidas Serius Ciptakan 'Sneakers' dari Limbah Laut
Adidas Serius Ciptakan "Sneakers" dari Limbah Laut
Look Good
Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok
Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok
Feel Good
Takaran Aman Konsumsi Kafein
Takaran Aman Konsumsi Kafein
Eat Good
Ayah Menangis Itu Sah-sah Saja karena...
Ayah Menangis Itu Sah-sah Saja karena...
Feel Good
Close Ads X