Pernikahan Tanpa Sentuhan, Baik atau Buruk? - Kompas.com

Pernikahan Tanpa Sentuhan, Baik atau Buruk?

Kontributor Female, Rakhma
Kompas.com - 19/12/2016, 19:02 WIB
THINKSTOCK.COM Ilustrasi

KOMPAS.com — Idealnya, momen bercinta harus dinikmati dengan setara oleh pasangan suami istri.

Sebab, tak bisa dimungkiri bahwa kehidupan seksual dalam pernikahan memberikan pengaruh besar dalam perjalanan rumah tangga.

Namun, sekarang marak terjadi pasangan yang memiliki kualitas seksual terbaik bersama pasangan, tetapi mereka sering konflik dalam pernikahan.

Alhasil, pernikahan berjalan tanpa sentuhan kasih sayang, pelukan, dan kecupan manis.

Melisaa Cohen, seorang konsultan pernikahan di Westfield, New Jersey, AS, mengatakan bahwa sentuhan bisa membangun hubungan dan intimasi dalam hubungan.

“Pasangan yang benar-benar bahagia dan menjalani hubungan yang sehat sering saling memberikan sentuhan,” ujar Cohen.

Kemudian, Cohen mengutarakan bahwa pasangan yang jarang berpelukan dan bersentuhan menandakan ada sebuah konflik terpendam.

“Banyak pasangan yang hebat di ranjang, tetapi menjalani hubungan yang destruktif. Sentuhan merupakan simbol rasa peduli dan kasih tanpa kata-kata,” pungkasnya.

PenulisKontributor Female, Rakhma
Editor Syafrina Syaaf
Komentar
Close Ads X