Adakah Gejala Gagal Ginjal? - Kompas.com

Adakah Gejala Gagal Ginjal?

Dian Maharani
Kompas.com - 09/03/2017, 09:05 WIB
Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Fungsi ginjal seseorang bisa mengalami penurunan atau bahkan tidak berfungsi lagi akibat berbagai faktor risiko. Kondisi itu disebut penyakit ginjal kronis atau lebih dikenal dengan gagal ginjal.

Pada tahap lanjut, pasien gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisis atau cuci darah. Sebab ginjal tak lagi bisa menjalankan fungsi utamannya, yaitu menyaring limbah hingga cairan dalam darah.

Sayangnya, gagal ginjal pada stadium awal sering muncul tanpa gejala sampai akhirnya pasien harus cuci darah seumur hidup.

"Pasien mungkin masih bisa jalan-jalan meski ginjal bermasalah, walaupun hampir cuci darah barangkali, " kata dokter Ginova Nainggolan, SpPD-KGH dalam acara peringatan Hari Ginjal Sedunia di Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Ginova mengungkapkan, gejala mungkin terasa apabila memiliki masalah batu ginjal atau ada infeksi. Gejala yang khas, yaitu nyeri pinggang. Itu pun pasien kerap tidak menyadarinya sebagai suatu masalah yang ditimbulkan oleh ginjal.

"Jadi masalahnya, penyakit ginjal ini sering kali enggak ada gejalanya. Kalau ada yang tanya, apa sih rasanya? Ya rasanya enggak ada awalnya," jelas Ginova.

Menurut Ginova, masalah itulah yang menyebabkan sulitnya mencegah pasien jangan sampai harus cuci darah.

"Kalau ketemu pasien stadium satu sampai dua, peluang pengobatan semakin besar. Semakin dini diobati, semakin jauh kemungkinan dialisis," lanjut Ginova.

Nah, cara paling baik untuk mengetahui adanya kerusakan fungsi ginjal adalah dengan rutin periksa urine lengkap. Apalagi mereka yang memiliki faktor risiko, seperri obesitas, sakit hipertensi, diabetes, hingga berusia di atas 60 tahun.

PenulisDian Maharani
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM