4 Cara Efektif Membuat Sperma Kuat, Sehat, dan Subur - Kompas.com

4 Cara Efektif Membuat Sperma Kuat, Sehat, dan Subur

Lily Turangan
Kompas.com - 19/03/2017, 21:15 WIB
SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

KOMPAS.com - Sekitar 15 persen pasangan mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan, dan setidaknya sepertiganya disebabkan oleh masalah sperma, demikian menurut National Institutes of Health.

Supaya sperma Anda tidak termasuk dalam kelompok sperma bermasalah, Ashok Agarwal, Ph.D., kepala pengobatan reproduksi di Cleveland Clinic, menjelaskan bagaimana empat perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kekuatan, kesehatan dan menambah subur sperma Anda.

Hindari Kecacatan

Sekitar 90 persen lebih sperma yang dikeluarkan rata-rata pria, mungkin terlalu cacat untuk menembus sel telur. Kelebihan radikal bebas mungkin menjadi penyebabnya, kata Agarwal.

Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan likopen merupakan salah satu solusi, demikian kesimpulan dari ilmuwan Harvard. Seperempat cangkir saus tomat mengandung 8.500 mikrogram likopen.

Tingkatkan Jumlahnya

Dalam satu kali ejakulasi, pria mengeluarkan sekitar 15-150 jutasperma. Untuk memaksimalkan jumlah sperma, Anda perlu berolahraga secara rutin, kata Agarwal.

Penelitian Harvard menemukan, bahwa pria yang rutin berolahraga memiliki jumlah sperma 33 persen lebih tinggi daripada yang sedikit berolahraga.

Olahraga dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan kadar hormon testosteron yang dibutuhkan untuk produksi sperma.

Percepat Gerak Sperma

Sperma Anda harus melaksanakan misi membuahi sel telur dalam waktu 12 sampai 14 jam setelah dikeluarkan. Kesuksesan misi sangat bergantung pada kecepatan berenang.

Jadi, supaya sperma jadi perenang ulung, jauhi ponsel, laptop dan gadget elektronik dari area genital dan sekitarnya.

Sebuah penelitian oleh Cleveland Clinic menemukan, pria pengguna ponsel lebih mengalami penurunan mobilitas sperma.

Gelombang elektromagnetik ponsel dan gadget yang jadi pemicu penurunan tersebut

Bantu Sperma Tetap Hidup

Selain harus berenang cepat, sperma juga harus tetap hidup supaya bisa mencapai sel telur. Kalau mereka mati di tengah jalan, sia-sialah perjuangan.

Sperma bisa mati karena pelumas vagina (biasa dipakai untuk kasus vagina kering). Pelumas mengandung bahan kimia yang bersifat cukup asam atau cukup basa untuk meracuni prajurit mini Anda.

Bahkan, beberapa merek pelumas dapat menewaskan 72 persen sperma dalam 30 menit, kata penelitian di Australia.

PenulisLily Turangan
EditorBestari Kumala Dewi

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM