52 Desainer Indonesia Unjuk Karya di 23 Fashion District - Kompas.com

52 Desainer Indonesia Unjuk Karya di 23 Fashion District

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 12/05/2017, 20:20 WIB
KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. 23 Fashion District.

BANDUNG, KOMPAS.com - 23 Paskal Shopping Centre menggelar perhelatan mode terbesar pertama di Kota Bandung bertajuk 23 Fashion District di Main Atrium 23 Paskal Shopping Centre, Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Jumat (12/5/2017).

Gelaran fashion show busana premium ini bekerjasama dengan asosiasi desainer dan pengusaha mode, Indonesian Fashion Chamber (IFC).

23 Fashion District menampilkan peragaan busana karya 52 desainer dari 12 kota di Indonesia dan berlangsung selama 3 hari penuh mulai 12 Mei hingga 14 Mei 2017.

"23 Fashion District merupakan langkah pertama kami dalam mendukung pelaku ekonomi kreatif dan menjalin sinergi bersama desainer-desainer mode Indonesia," kata General Manager 23 Paskal Shopping Centre Satriawan Natsir dalam sambutannya, Jumat sore.

Satriawan memastikan 23 Fashion District bakal menjadi event mode tahunan. "Kami ingin 23 Paskal Shopping Centre menjadi rumah bagi desainer untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan positif terkait industri mode," tuturnya.

Dengan diadakan tahunan, Satriawan berharap 23 Fashion District akan terus menginspirasi tren dan memberi edukasi bagi masyarakat dan pecinta mode.

Tema yang diangkat dalam 23 Fashion District adalah Grey Zone : Tren Forecasting 2017/2018. 52 desainer yang menjadi peserta menampilkan koleksi siap pakai dengan 4 inspirasi yakni Archean, Vigilant, Cryptic dan Digitarian.

"Kolaborasi perdana IFC bersama 23 Paskal Shopping Centre merupakan sebuah kerjasama positif yang dapat membantu dan mendukung pelaku industri mode dan desainer," ujar National Chairman IFC Ali Charisma.

Ali menjelaskan, filosofi yang diangkat oleh para desainer dalam peragaan busana di 23 Fashion District adalah tentang presentasi visualisasi sebuah masa, warna dari kehidupan manusia.

"Serta perubahan kondisi kehidupan dalam sebuah tren mode koleksi busana siap pakai," tuturnya.

Tidak hanya menampilkan busana, para desainer juga diberikan area khusus untuk penjualan dan promosi. 

PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorWisnubrata
Komentar

Terkini Lainnya

5 Alasan Mengapa Bantal Perlu Diganti Rutin

5 Alasan Mengapa Bantal Perlu Diganti Rutin

Feel Good
Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Feel Good
Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Eat Good
Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Look Good
Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Look Good
Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Feel Good
Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Feel Good
Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Feel Good
Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Close Ads X