10 Kesalahan Pria dalam Berpenampilan - Kompas.com

10 Kesalahan Pria dalam Berpenampilan

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 13/05/2017, 12:21 WIB
Design Pics Gaya berbusana

KOMPAS.com - Penampilan sangat penting untuk pria modern.  Namun, tak sedikit dari pria tak acuh.

Mereka merasa penampilan sudah sesuai, padahal sebaliknya.

Akhirnya, rasa minder muncul tatkala memyadari penampilan mereka ketinggalan zaman atau tak tepat.

Berikut 10 kesalahan pria berpenampilan dan cara-cara untuk mengatasinya.

Tak pernah mengganti model celana jeans
Kesalahan ini paling sering dilakukan oleh pria. Mereka menganggap model jeans yang dibeli dan dipakai selama ini paling cocok, padahal tidak. Anda disarankan untuk berani mencoba sesuatu yang baru. Tak ada salahnya untuk membawa beberapa merk dan model jeans ke ruang ganti untuk melihat mana yang paling sesuai.

Menyimpan busana lama
Tidak salah memang memiliki busana kesayangan, baik itu kaos, celana atau pun jaket. Masalahnya, banyak pria menyimpan busana kesayangan dalam jumlah banyak sehingga menumpuk dan tak ada busana baru.

Perlu diingat, tak salah juga Anda mencoba melepaskan busana kesayangan Anda. Cobalah untuk pergi ke butik untuk memilih sesuatu yang baru dan bisa membuat Anda tampak segar.

Baju dengan model sama
Kesalahan lain adalah memiliki baju seperti kemeja dengan model sama. Pria sangat suka membeli baju dengan model serupa hanya untuk pengganti di saat baju yang satu dicuci atau kotor. Sekarang, cobalah sesuatu yang baru. Tentu model baju yang belum pernah Anda kenakan

Beli sesuai kebutuhan
Pria sering membeli pakaian tanpa pertimbangan. Misalnya seperti tertarik dengan harga kemaja yang diskon 50 persen. Tapi apakah cocok dengan Anda? Bisa jadi tidak. Bahkan pakaian yang Anda beli tidak serasi dengan busana lain yang sudah Anda punya.

Kreatif direktur dari Topman, Gordon Richardson, menyarankan, dalam memilih busana, harus memiliki pikiran ‘apakah saya bisa memakai ini?’ sehingga ketika berbelanja busana Anda bisa dipakai dan tidak berakhir menjadi tumpukkan di dalam lemari.

Model rambut selalu sama
Bukan rahasia umum bila pria tak pernah mau berlama-lama di tempat cukur. Karena, mereka tak mau ribet dan membuat model rambut baru. Bahkan, model rambut tersebut bisa jadi sejak sekolah tak pernah berubah.

Jika Anda merasa demikian, sekarang saatnya untuk mencoba mengganti potongan rambut dengan model baru. Directr Ruffians Denis Robinson, mengatakan tak masalah bagi pria untuk mencoba pomade atau wax supaya rambut Anda terlihat mengkilap.

Mempertahankan busana lama
Tak salah bila mengenakan model dan busana lama. Namun, Anda juga perlu ingat busana yang Anda beli lima tahun silam, belum tentu muat untuk saat ini.

Anda bisa menjadi lebih besar atau kecil. Oleh karena itu, cobalah untuk mencari busana baru. Anda bisa ke toko busana atau penjahit bila menginginkan sesuatu yang langka.

Semua orang tahu busana Anda
Hari ini memakai kaos hitam, celana jeans hitam dan sepatu hitam. Besok juga memakai hal serupa. Apakah itu Anda? Kalau iya, Anda perlu berpikir dua kali.

Semua orang sudah tahu busana Anda. Bahkan tak jarang ada yang memakai busana yang sama untuk hari berikutnya. Anda bisa mencari gaya dan varian baru. Lihat beberapa media sosial seperti instagram yang menampilkan foto-foto busana baru. Tak salah untuk dicoba.

Warna monokrom membosankan
Jujur saja, Anda tak berani memilih warna lain selain hitam dan putih. Dua warna ini selalu mengalihkan padangan Anda dari warna lain saat datang ke toko busana. Bila demikian, Anda perlu beralih. Coba gunakan warna baru untuk busana Anda.

Tidak pernah ganti parfum
Kebiasaan lain dari pria adalah tidak pernah mengganti aroma wewangian atau parfum. Ketika sudah nyaman pada satu aroma, maka enggan berpaling.

Padahal aroma tersebut sudah dipakai selama bertahun-tahun. Namun, tak ada salahnya bila Anda mencoba sesuatu yang baru, tetapi masih dekat dengan aroma sebelumnya.

"Saat ingin mengganti wewangian Anda, jangan mencari sesuatu yang sama sekali berbeda. Usahakan menempel dengan merek yang sama dan mendekati ke aroma terdekat berikutnya," kata pakar pembuat parfum,  Roja Dove.

Celana pendek yang sama
Liburan merupakan waktu yang tepat untuk bersantai dan jalan-jalan di pantai. Namun, Anda juga perlu memerhatikan busana saat liburan. Anda perlu berpikir dua kali bila menggunakan busana, terutama celana pendek saat liburan.

Anda tentu tak mau terlihat membosankan di media sosial karena memakai celana pendek yang sama setiap berakhir pekan, bukan?

PenulisKahfi Dirga Cahya
Editor Syafrina Syaaf

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM