Menumbuhkan Anak Menjadi Dewasa - Kompas.com

Menumbuhkan Anak Menjadi Dewasa

Hasanudin Abdurakhman
Kompas.com - 31/05/2017, 08:44 WIB
thinkstock/monkeybusinessimages anak memiliki semangat belajar

Ada teman saya yang mengeluh soal anaknya. Anak ini adalah anak yang cerdas. Sejak kecil ia biasa berprestasi, termasuk juara Olimpiade Sains Nasional (OSN). Puncaknya, ia diterima kuliah di sebuah perguruan tinggi ternama.

Tapi ia kini di titik nadir. Nilai ujiannya buruk, sampai ada mata kuliah yang ia gagal lulus. Apa yang terjadi? Kenapa anak pintar seperti ini tiba-tiba bisa menurun prestasinya?

Ada beberapa kemungkinan. Pertama, mungkin soal disiplin. Sampai SMA ia tinggal bersama orangtua. Sejak kuliah ia kos, jauh dari orangtua. Mungkin ia tidak bisa mengelola kebebasannya, sehingga gagal mengatur waktu dengan baik. Tanpa kontrol dari orang tua, ia menjadi lalai.

Kedua, soal cara belajar. Cara belajar di universitas berbeda dengan pendidikan dasar dan menengah. Cara belajarnya disebut adult learning. Mahasiswa dituntut untuk bisa belajar mandiri. Dosen hanya memberi pengantar dan arahan. Mahasiswa tidak lagi dibimbing langkah demi langkah sebagaimana ketika ia SMA.

Anak ini mungkin masih gagal beradaptasi, atau bertransformasi, dari remaja menjadi dewasa. Ia belum sanggup belajar sebagai orang dewasa. Ia mungkin juga belum sanggup mengelola diri secara dewasa.

Ini hal penting untuk kita perhatikan dalam pendidikan anak. Tujuan pendidikan adalah memberikan bekal kepada anak kita, agar mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Bukan sekadar membentuk mereka menjadi anak-anak yang berprestasi. Jangan sampai mereka hanya berprestasi saat anak-anak, kemudian melempem saat harus berjalan mandiri sebagai orang dewasa.

Bagaimana caranya? Bimbing anak kita untuk tumbuh menjadi mandiri dan bertanggung jawab. Jangan dominasi mereka. Jangan jadikan mereka sebagai robot pelaku kehendak kita saja. Tumbuhkan inisiatif. Beri kebebasan, tapi pada saat yang sama, latih mereka untuk bertanggung jawab.

Mengendalikan mereka secara penuh dalam jangka pendek mungkin terlihat bagus. Mereka tampil sebagai anak-anak yang patuh dan berprestasi. Tapi itu bisa saja mengebiri kedewasaan mereka. Mereka akan gagal tumbuh menjadi orang dewasa.

Bagaimana mengatasi masalah tadi bila sudah terlanjur terjadi? Saya sarankan orangtuanya untuk segera menemui anaknya, memastikan apa masalah yang dia hadapi. Bila diperlukan, mungkin ada baiknya konsultasi ke psikolog. Intinya, anak harus diyakinkan bahwa ia bisa bangkit kembali.

EditorWisnubrata

Komentar

Terkini Lainnya

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi 'Jet Lag'

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi "Jet Lag"

Eat Good
Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Look Good
Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Feel Good
Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Feel Good
Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi 'Tukang Selingkuh' Terbesar?

Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi "Tukang Selingkuh" Terbesar?

Feel Good
Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan 'Mantan'

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan "Mantan"

Feel Good
Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Feel Good
Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Eat Good
IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

Feel Good
Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Feel Good
7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

Feel Good
Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

Look Good
Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Eat Good
Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Look Good
Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM