Perempuan Dengan Bokong Besar Berumur Lebih Panjang - Kompas.com

Perempuan Dengan Bokong Besar Berumur Lebih Panjang

Wisnubrata
Kompas.com - 04/08/2017, 09:23 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Apapun bentuk tubuh yang Anda miliki adalah sesuatu yang patut disyukuri, karena semuanya baik. Namun menurut penelitian ilmiah, bentuk tubuh tertentu memiliki keuntungan karena cenderung lebih sehat dibanding lainnya.

Nah bila Anda termasuk seseorang yang memiliki bokong besar, ada kabar baik untuk Anda. Menurut study yang dipublikasikan di journal Cell Metabolism, memiliki otot dan lemak lebih banyak di bokong membuat kita lebih sehat.

Penelitian itu mendapati bahwa pinggul dan bokong yang berukuran besar berperan untuk memblokir lemak menuju organ-organ internal, sehingga jantung dan paru-paru lebih terlindung dari timbunan lemak. Akibatnya, perempuan dengan bokong besar memiliki risiko lebih kecil terkena serangan jantung, stroke, dan diabetes.

Para peneliti itu melakukan monitor terhadap penyebaran lemak melalui scan MRI dan pemeriksaan kesehatan berkala. Menurut peneliti Dr. Norbert Stefan, spesialis diabetes di University of Tübingen, Jerman, perempuan yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir dengan berat badan normal cenderung memiliki sel penyimpanan lemak yang lebih sehat dibanding mereka yang tubuhnya berbentuk buah apel.

"Lemak cenderung disimpan di bokong dan sekitarnya, bukan di bagian perut sehingga tidak mengganggu organ internal," ujar Dr Stefan seperti dikutip Independent.

Baca: Pria yang Teliti dan Disiplin Suka Wanita dengan Bokong Besar

Peneliti juga menekankan bahwa tidak semua lemak itu sama. Lemak yang berada di pinggul, paha, dan bokong (subcutaneous fat) memiliki fungsi berbeda dibanding lemak yang ada di perut, yang kebanyakan adalah lemak visceral.

Lemak visceral cenderung bisa menyelimuti organ tubuh dan mengeluarkan asam lemak yang tidak baik untuk sistem peredaran darah kita. Lemak ini juga menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol, resistan terhadap insulin, serta menyebabkan diabetes.

Meski demikian, jangan senang dulu. Efek sehat bokong yang besar ini hanya berlaku untuk perempuan yang tidak kegemukan. Jadi bukan bagi mereka yang bokongnya besar karena kelebihan lemak yang tidak tertampung di bagian tubuh lain.

Intinya, agar bisa hidup lebih sehat dan berumur panjang, seseorang tetap harus tetap berolah raga dan menjaga pola makan yang baik. Bokong yang besar adalah bonus.

PenulisWisnubrata
EditorWisnubrata
Komentar

Terkini Lainnya

Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Feel Good
7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

Eat Good
Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Feel Good
Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Feel Good
4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

Feel Good
Jangan 'Baper' ketika Nonton Drama Korea

Jangan "Baper" ketika Nonton Drama Korea

Feel Good
6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

Feel Good
Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Eat Good
Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

Mengapa Mudah Iri dengan Orang Lain?

Feel Good
Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

Ini Alasan Kenapa Kursi Pesawat Berwarna Biru

Feel Good
Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

Banggalah dengan Warna Kulit yang Dimiliki

Feel Good
Kenapa Pilot dan Co-Pilot Tidak Makan Makanan yang Sama?

Kenapa Pilot dan Co-Pilot Tidak Makan Makanan yang Sama?

Eat Good
Apa Efek Menggunakan Steroid untuk Membesarkan Otot?

Apa Efek Menggunakan Steroid untuk Membesarkan Otot?

Look Good
Alami Kondisi Ini, Sebaiknya Tak Makan Selai Kacang

Alami Kondisi Ini, Sebaiknya Tak Makan Selai Kacang

Eat Good
Puma One, Sepatu 'Rancangan' Pemain Profesional

Puma One, Sepatu "Rancangan" Pemain Profesional

Look Good
Close Ads X