Bagaimana Cara Mudah Mengenakan Kain Tenun Tradisional? - Kompas.com

Bagaimana Cara Mudah Mengenakan Kain Tenun Tradisional?

Wisnubrata
Kompas.com - 09/08/2017, 12:59 WIB
Tenun tradisional bisa lebih mudah dikenakan dengan menambahkan tali atau memberi aksesoris berupa kemben bertali.Kompas.com/Wisnubrata Tenun tradisional bisa lebih mudah dikenakan dengan menambahkan tali atau memberi aksesoris berupa kemben bertali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda mungkin termasuk salah satu dari banyak orang yang menyukai kain-kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, namun bingung bagaimana memakainya sehari-hari.

Memang salah satu kendala dalam memakai kain tradisional adalah mengenakannya bukan dalam upacara atau acara khusus. Banyak yang masih beranggapan bahwa kain tradisional seperti tenun, hanya cocok dikenakan saat upacara, bukan ke kantor atau jalan-jalan.

Hambatan lain adalah rasa sayang bila harus memotong kain-kain itu untuk dijadikan baju atau pakaian. Selain motifnya mungkin akan terpotong, rasanya tidak tega memotong kain indah yang harganya tidak murah.

Nah bila Anda ingin mengenakan kain tradisional namun tidak ingin memotongnya, ada cara sederhana yang disarankan oleh fashion stylist Chitra Subyakto. Cara itu adalah dengan memberi tambahan tali yang dijahit pada salah satu sisi kain, agar mudah mengikatkan kain ke badan.

“Dengan tali, kita bisa mengikat kain di pinggang sebagai sarung lebih mudah dan rapi. Selain itu kita bisa juga menjadikannya terusan dengan mengikatkan tali-tali itu di belakang leher atau punggung,” ujar Chitra saat pembukaan pameran kain tenun tradisional Sumba Timur, Selasa 8 Agustus 2017 di Plaza Indonesia, Jakarta.

Penambahan tali pada kain membuatnya lebih mudah digunakanKompas.com/Wisnubrata Penambahan tali pada kain membuatnya lebih mudah digunakan
Untuk menambah kesan etnik yang rapi, kita juga bisa menambahkan kain pembebat seperti kemben yang juga diberi tali, sehingga mengikatnya lebih mudah dan erat.

“Dengan begitu, kain tradisional akan lebih mudah dipakai sehari-hari,” ujar Chitra.

Baca: Tenun Sumba, Kain yang Memberi Hidup

Pemakaian kain tradisional secara luas juga menjadi harapan para penenun, seperti Fidelis Tasman Amat, pembuat kain dari Waingapu, Sumba Timur. Menurutnya, kain tenun saat ini sudah bisa dipakai lebih luas. Tidak lagi terlalu terikat aturan adat dan upacara saja.

“Salah satu tantangan penenun adalah bagaimana menjadikan kain tradisional sebagai barang yang fashionable, yang mudah dipakai dan tidak melulu dipandang sebagai sesuatu yang kuno,” ujar Fidelis.

Ia berharap, dengan makin banyaknya orang yang mengenakan tenun sebagai pakaian sehari-hari, kain tradisional akan memiliki masa depan yang lebih cerah, dan para perajin bisa memberi kehidupan pada keluarganya.

“Dengan membeli dan memakai tenun Sumba, Anda menyumbangkan kehidupan bagi pembuatnya sekaligus melestarikan tradisi setempat,” ujar Fidelis.

PenulisWisnubrata
EditorWisnubrata
Komentar

Terkini Lainnya

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Eat Good
Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Feel Good
Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Feel Good
Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Eat Good
5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

Feel Good
Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Look Good
Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Feel Good
10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

Look Good
Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Feel Good
4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

Feel Good
Agar 'Cheating Days' Tak Merusak Diet

Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet

Eat Good
Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Feel Good
Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Look Good
Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Feel Good
Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Kandidat yang Tepat untuk Mendapat ASI dari Donor

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM