Meningkatkan Kesehatan Mental di Tempat Kerja - Kompas.com

Meningkatkan Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 14/08/2017, 11:00 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Setiap orang sebenarnya memiliki masalah dengan kesehatan mentalnya, namun tidak semua orang menyadarinya. Sama  seperti penyakit fisik, gangguan kesehatan mental tidak memiliki saklar "mematikan" dan "hidupkan", yang berarti kebanyakan orang akan masalah mereka ke mana pun setiap hari, termasuk ke tempat kerja.

Dibandingkan satu dekade lalu, saat ini sudah banyak perusahaan yang menyadari pentingnya kesehatan mental bagi karyawannya.

 

Menurut Michelle Riba, profesor psikiatri dari Universitas Michigan Amerika Serikat, ada beberapa hal yang perlu diketahui untuk meningkatkan status kesehatan mental di tempat kerja.

1. Pencegahan

Setiap individu seharusnya belajar cara merawat diri mereka sendiri.  Dimulai dari aktif secara fisik, makan dengan baik dan tidur cukup. Kesehatan fisik bisa meningkatkan kesehatan mental Anda.

"Partisipasi dalam olahraga bisa bersifat meditatif (terutama jika dilakukan di alam). Berpartisipasi dalam olahraga yang dilakukan bersama-sama memupuk rasa positif kebersamaan. Selain itu, bila seseorang berusaha sehat secara fisik, biasanya tidak ingin menggunakan zat atau makan yang memiliki kandungan buruk," kata Riba.

Efek lanjutan lain adalah pada orang terdekat. Saat anak-anak melihat ayah atau ibu mereka suka beraktivitas fisik, mereka juga akan termotivasi untuk banyak bergerak. Olahraga bisa menjadi aktivitas keluarga—dan sangat penting.

2. Mengurangi stres di tempat kerja

Stres bisa menyebabkan masalah pada kesehatan mental jika Anda memiliki pekerjaan yang sangat berat. Saling peduli pada rekan kerja bisa mencegah menurunnya status kesehatan mental, misalnya dengan membuat kelompok untuk berjalan-jalan saat makan siang atau kegiatan lain yang bersifat rekreatif untuk sejenak lepas dari urusan kantor. Memilih menu camilan yang lebih sehat juga bisa memperbaiki mood.

3. Kapan stres tidak bisa ditangani sendiri

Menurut Riba, jika seseorang mulai merasa tertekan, hal pertama yang harus dilakukan adalah berbicara dengan seseorang yang paham, bisa ke psikater atau psikolog. Anda juga bisa mencari program bantuan karyawan yang mungkin tersedia di kantor.

Orang harus secara teratur mengevaluasi diri mereka sendiri dan mengenali cara mengatasinya. "Minta orang lain di rumah atau di luar rumah untuk membantu Anda. Terkadang hal-hal yang tampak kecil sangat penting. Misalnya, makan bersama sambil ngobrol santai, meluangkan waktu untuk berdiskusi tanpa ada gangguan dari TV dan gadget," katanya.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
4. Apa saja perubahan positif yang bisa dilakukan?

Beberapa orang memiliki kemampuan mengatasi hal buruk. Kurangi aktivitas yang kurang baik untuk kesehatan mental Anda, seperti menonton televisi terlalu banyak, terus-menerus berada di media sosial dan tidak berkomunikasi dengan orang lain. Coba matikan TV setelah bekerja, nikmati makanan dan bicaralah dengan teman.

"Meditasi sangat membantu. Yoga, Tai Chi atau terapi lain bisa bermanfaat. Cobalah belajar sesuatu yang baru atau ambil kelas. Ikut kegiatan sosial adalah cara lain yang baik untuk keluar dari diri sendiri," saran Riba.

5. Tahu kapan harus meminta bantuan kepada ahli

Jika Anda mengalami perubahan suasana hati (mood) selama dua pekan atau lebih, misalnya menjadi murung, sedih, dan tak bersemangat, Anda harus berbicara dengan ahli seperti psikiater atau profesional kesehatan mental lainnya.

"Bila Anda secara teratur ibadah, dan kemudian berhenti, kemungkinan besar ada masalah Jika Anda merasa sangat putus asa atau ingin bunuh diri, sekarang saatnya untuk mendapatkan bantuan ahli," katanya.

Untuk gejala anak-anak dan remaja mungkin gejalanya berbeda: Mereka mungkin memiliki catatan buruk dari guru di sekolah, tidur berlebih atau kehilangan minat dalam aktivitas normal.

6. Ungkapkan pada atasan

Mengungkapkan kondisi kesehatan mental tidak berbeda dengan mengungkap kondisi medis lainnya. Itu tergantung dari tujuan pengungkapan. Pikirkan mengapa Anda ingin mengungkapkan informasi pribadi Anda. Seperti informasi medis lainnya, terserah Anda apakah Anda ingin merahasiakannya.

7. Bagaimana tempat kerja menjadi lebih sehat?

Lingkungan kerja yang sehat menambah nilai perusahaan dan produk. Individu yang memiliki peran kepemimpinan harus mempertimbangkan untuk mengadopsi program yang baik bagi perusahaan. Seorang manajer harus memahami bahwa staf mereka juga bisa memiliki kehidupan yang rumit.

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorLusia Kus Anna
SumberKnowridge
Komentar

Terkini Lainnya

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi 'Jet Lag'

Ini Trik Murah Ala Ratu Elizabeth Atasi "Jet Lag"

Eat Good
Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Bagaimana Jika Putri-putri Disney Tak Lagi Langsing?

Look Good
Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Pahami, Mitos dan Fakta Seputar Kanker Payudara

Feel Good
Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Bau Mulut Tak Diatasi? Ini Akibatnya...

Feel Good
Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi 'Tukang Selingkuh' Terbesar?

Inikah Kota-kota di AS dengan Populasi "Tukang Selingkuh" Terbesar?

Feel Good
Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan 'Mantan'

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan "Mantan"

Feel Good
Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Feel Good
Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Eat Good
IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

Feel Good
Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Feel Good
7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

Feel Good
Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

Look Good
Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Eat Good
Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Look Good
Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM