Bir Kemasan Kaleng dan Botol, Apa Bedanya? - Kompas.com

Bir Kemasan Kaleng dan Botol, Apa Bedanya?

Josephus Primus
Kompas.com - 24/08/2017, 20:11 WIB
PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) resmi meluncurkan Heineken Light di Indonesia pada Rabu (23/8/2017). Heineken Light adalah bir premium berkadar alkohol rendah 3,3 persen. Kadar kalori bir ini juga rendah yakni 99 kalori.Kompas.com/Josephus Primus PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) resmi meluncurkan Heineken Light di Indonesia pada Rabu (23/8/2017). Heineken Light adalah bir premium berkadar alkohol rendah 3,3 persen. Kadar kalori bir ini juga rendah yakni 99 kalori.

KOMPAS.com - Benar memang postingan pada laman beergembira.com tentang penikmat bir yang bertanggung jawab. Pada salah satu bagian postingan itu, tertulis bahwa bir adalah minuman orang dewasa. Meminum bir bukan untuk membuktikan seseorang telah dewasa.

Lantas, masih menurut postingan itu, ada peraturan tegas bahwa usai 21 tahun menjadi batasan dalam usia legal mengonsumsi minuman beralkohol, termasuk bir.

Namun begitu, tahukah Anda, penikmat bir, alasan mengapa perusahaan pembuat bir selalu merilis minuman bir dalam kemasan berbeda? Yang satu di dalam kemasan botol berwarna kelam. Sementara, yang satunya dikemas di dalam kaleng. "Padahal, isinya sama loh, bir," kata Direktur Pemasaran PT Multi Bintang Indonesia Niaga Francis Aswin pada Rabu (23/8/2017) sore di Jakarta.

Kepada Kompas.com yang saat itu berkesempatan menikmati varian baru bir Heineken Light keluaran perusahaan anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) berkode MLBI, Francis menerangkan ihwal perbedaan pada kemasan itu. "Ada perbedaan perilaku konsumen penikmat bir," katanya.

Bersama-sama

Francis membeberkan penelitian oleh perusahaan riset independen TNS pada 2016. Dari seribu lebih responden pada riset itu, diperoleh informasi bahwa minuman bir lebih cocok diminati saat konsumen sedang berkumpul bersama selepas bekerja atau tatkala berlibur. "Untuk kalangan ini, perusahaan bir membuat bir dalam kemasan botol. Jadi, beli bir, langsung dinikmati di tempat," tuturnya.

Nah, yang menarik, kata Francis, ada konsumen yang juga punya pilihan menikmati bir di rumah, seorang diri. "Untuk mereka, perusahaan bir membuat bir kemasan dalam kaleng," ujarnya.

"Kan repot ya, kalau harus menenteng bir kemasan botol pulang ke rumah, apalagi kalau membeli banyak. Berat kan," katanya sembari tertawa.

Sebagai informasi, MLBI merilis Heineken Light ke pasaran pada September mendatang. Heineken Light mempunyai tingkat kadar alkohol 3,3 persen dan kadar kalori 99 kalori. "Ini bir dengan kadar alkohol rendah," kata Francis Aswin.

Heineken Light, terang Francis, juga akan dikemas dalam botol dan kaleng. "Keduanya untuk konsumen dengan pilihan tadi," pungkas Francis Aswin.   

PenulisJosephus Primus
EditorJosephus Primus
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM