Trik Lama tapi Efektif untuk Berhenti Merokok - Kompas.com

Trik Lama tapi Efektif untuk Berhenti Merokok

Lusia Kus Anna
Kompas.com - 03/09/2017, 11:00 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Bagi perokok, menghilangkan kebiasaannya merokok mungkin terasa tidak mungkin. Jika Anda merasa semua upaya tak membuahkan hasil, mungkin melakukan operasi plastik bisa membantu.

Bukan tindakan operasi plastiknya yang bisa menghentikan kebiasaan merokok, namun persiapan operasinya.

Seperti diketahui, pasien yang akan menjalani operasi plastik harus berhenti merokok 2 minggu sebelum tindakan. Merokok bisa menyebabkan komplikasi berbahaya saat operasi. Bahkan, banyak dokter bedah yang menolak mengoperasi pasien perokok.

Dalam penelitian terbaru terungkap, orang-orang yang diminta berhenti merokok 2 minggu sebelum operasi cenderung berhasil menjauhi rokok bahkan sampai selamanya.

Memang tidak realistis jika meminta pecandu rokok untuk menjalani operasi plastik, tapi yang digarisbawahi dari hasil studi tersebut adalah berhenti merokok adalah hal yang mungkin jika mereka memahami risiko kesehatannya.

Sebanyak 70 persen responden dalam penelitian ini setuju bahwa berdiskusi dengan dokter dan diberi tahu bahaya menghisap rokok bagi hasil operasi membuat mereka sadar untuk berhenti. Sebanyak 40 persen juga mengaku tidak merokok lagi sampai 5 tahun pascaoperasi dan 25 persen sama sekali tak merokok lagi.

"Mendiskusikan secara spesifik bahwa rokok pada pasien terhadap hasil operasi ternyata sangat memengaruhi mereka untuk berhenti," kata Aaron C.Van Slyke seperti dikutip dari Yahoo Beauty.

Secara umum, merokok akan membuat pembuluh darah mengerut sehingga oksigen tidak bisa berikatan dengan sel darah. Hal ini membuat jumlah oksigen dalam sirkulasi darah berkurang dan luka operasi lebih lama sembuh.

Kondisi tersebut bukan hanya membuat hasil operasi plastik tidak sesuai harapan, tapi juga menyebabkan efek samping berbahaya seperti nekrosis atau kematian sel dan jaringan.

Perokok juga cenderung akan mengalami reaksi negatif saat dianestesi dan ada kemungkinan infeksi. Bahaya rokok itu belum termasuk risikonya terhadap organ-organ tubuh dan jantung.

PenulisLusia Kus Anna
EditorLusia Kus Anna
Komentar

Terkini Lainnya

4 Makanan yang Ampuh Meningkatkan Gairah Wanita

4 Makanan yang Ampuh Meningkatkan Gairah Wanita

Eat Good
Hindari Makanan Ini Agar Kulit Bebas Jerawat

Hindari Makanan Ini Agar Kulit Bebas Jerawat

Look Good
Cara Bikin Badan Berotot Tanpa Harus ke Gym

Cara Bikin Badan Berotot Tanpa Harus ke Gym

Feel Good
Mengenal Filosofi Ketan Hitam

Mengenal Filosofi Ketan Hitam

Eat Good
Keliru Membersihkan Muka Membuat Wajah Lebih Tua

Keliru Membersihkan Muka Membuat Wajah Lebih Tua

Look Good
Haruskah Kita Mandi Setiap Hari?

Haruskah Kita Mandi Setiap Hari?

Look Good
Begini Cara Pria Lakukan Meditasi untuk Kurangi Stres

Begini Cara Pria Lakukan Meditasi untuk Kurangi Stres

Feel Good
Jumper dari Calvin Klein ini Memperlihatkan Perut dan Dada, Mau?

Jumper dari Calvin Klein ini Memperlihatkan Perut dan Dada, Mau?

Look Good
Mengubah Pekerjaan yang Dibenci Menjadi Cinta

Mengubah Pekerjaan yang Dibenci Menjadi Cinta

Feel Good
Jangan Ketinggalan Tren Plandid di Instagram

Jangan Ketinggalan Tren Plandid di Instagram

Look Good
Kiat Bugar dan Sehat untuk 'Si Gila Kerja'

Kiat Bugar dan Sehat untuk "Si Gila Kerja"

Feel Good
Olahraga Permainan Bikin Pria Tetap Fit Sampai Tua

Olahraga Permainan Bikin Pria Tetap Fit Sampai Tua

Feel Good
Rutin Makan Bareng Keluarga, Banyak Manfaatnya!

Rutin Makan Bareng Keluarga, Banyak Manfaatnya!

BrandzView
Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Benarkah Jeruk Nipis dan Kecap Ampuh Atasi Batuk?

Eat Good
5 Hal yang Bisa Anda Lakukan untuk Mencegah Sakit Punggung

5 Hal yang Bisa Anda Lakukan untuk Mencegah Sakit Punggung

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM