Penyebab Karyawan Kantoran Bakal Berumur Pendek - Kompas.com

Penyebab Karyawan Kantoran Bakal Berumur Pendek

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 15/09/2017, 07:10 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Meski panjang pendeknya umur manusia ada di tangan Sang Pencipta, tetapi memang ada beberapa faktor yang memengaruhi usia seseorang. Salah satunya adalah jenis pekerjaan yang berpengaruh pada kesehatan.

Karyawan yang bekerja di balik meja dua kali lebih besar beresiko mengalami kematian dini. Sebenarnya ini bukan informasi yang terlalu baru, namun menurut penelitian teranyar, risiko kematian pada pekerja kantoran tetap tinggi, bahkan bila mereka sudah rutin berolahraga.

Apakah Anda duduk diam sepanjang hari atau sesekali melakukan peregangan, ternyata jika setiap hari kita tidak aktif melakukan kegiatan fisik, hasilnya sama saja. Demikian berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal kesehatan Annals of Internal Medicine.

Kebanyakan duduk memicu banyak gangguan, mulai dari metabolisme menjadi lebih lambat, gangguan postur tubuh, kegemukan, hingga gula darah meningkat. Semua faktor tersebut akan menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes hingga penyakit jantung.

Studi terbaru

Tim peneliti, yang dipimpin oleh peneliti Columbia University, Keith Diaz, memantau pergerakan 8.000 orang dewasa di atas usia 45 tahun dengan meminta mereka memakai akselerometer di pinggul mereka.

Selama periode 10 hari, para peneliti menemukan bahwa duduk atau kurang bergerak rata-rata dilakukan selama 12,3 jam dari 16 jam waktu bangun dalam sehari. Dengan kata lain, 77 persen waktu kita dihabiskan hanya untuk duduk.

Setelah mengikuti para peserta selama empat tahun, terungkap bahwa mereka yang menghabiskan waktu paling banyak untuk duduk juga beresiko besar meninggal selama periode studi, bahkan bila mereka sudah melakukan olahraga.

Untuk menekan risiko tersebut, peneliti menyarankan orang-orang yang sering duduk dalam jangka waktu lama harus bangun dan bergerak setiap 30 menit.

Mengingat bahayanya, kebanyakan duduk bahkan disejajarkan dengan kebiasaan merokok. "Kita butuh cara kreatif, bukan hanya untuk memangkas waktu duduk tapi juga meningkatkan durasi aktivitas fisik," kata ketua peneliti, Monika Safford.

Temuan baru ini mendukung studi lain yang dilakukan Cambridge University tahun lalu yang mjenemukan bahwa satu dari enam kematian--90.000 per tahun--disebabkan karena jam kerja kantoran selama 8 jam hanya diisi dengan duduk-duduk.

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorLusia Kus Anna
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM