Bergaulah dengan Orang Bahagia - Kompas.com

Bergaulah dengan Orang Bahagia

Lusia Kus Anna
Kompas.com - 02/10/2017, 12:37 WIB
Ilustrasi generasi milenialThinkstockphotos Ilustrasi generasi milenial

KOMPAS.com - Suasana hati kita ternyata juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Kita bisa merasa gembira, bersemangat, atau sebaliknya, merasa cemas dan pesimis, tergantung pada orang di sekeliling kita.

Meski kita seharusnya berteman dengan berbagai jenis orang, namun menurut studi terbaru bergaul dengan orang-orang bahagia akan membuat kita juga bahagia.

Studi yang dimuat dalam jurnal Royal Society Open Science itu menyebut, kegembiraan atau kesedihan, bisa disebarkan melalui pertemanan, baik secara online atau kehidupan nyata.

Dalam peenlitian terhadap 2.194 pelajar di Amerika terungkap, anak-anak yang berteman dengan anak yang mengalami bad mood, cenderung akan mengalami emosi yang sama. Ketika siswa memiliki teman yang gembira, kegembiraan itu juga menular.

Emosi yang termasuk dalam gejala depresi, seperti perasaan kelelahan, tidak berdaya, dan kurang minat, juga memiliki pola yang sama. Para ahli menyebutnya sebagai "penularan sosial".

Meski begitu, merasakan emosi yang sama dengan orang di sekitar ternyata hal yang normal. Jadi, kita tidak perlu menghindar dari teman tersebut.

Anda justru bisa menjadi sumber kegembiraan bagi orang lain yang mungkin sedang depresi. Penelitian menunjukkan, olahraga, tidur cukup, dan pengendalian stres, merupakan cara yang ampuh untuk mengurangi gejala depresi.

PenulisLusia Kus Anna
EditorLusia Kus Anna
SumberTime
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM