Anak Punya Guru yang Dibenci, Apa yang Harus Dilakukan? - Kompas.com

Anak Punya Guru yang Dibenci, Apa yang Harus Dilakukan?

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 11/10/2017, 14:52 WIB
Ilustrasi guru galakbowie15 Ilustrasi guru galak

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak-anak pasti memiliki pengalaman di sekolah, baik dengan teman atau guru. Bila bermasalah dengan teman, anak mungkin bisa menyelesaikan sendiri. Tapi, bagaimana bila masalah tersebut dengan guru? Tentu ada pertimbangan tertentu agar tidak salah tindakan dan merugikan anak atau pun guru.

Psikolog Ajeng Raviando menyarankan agar orangtua bisa menanamkan kepada anak bila hidup tidak bisa selalu memilih.

"Kan kamu enggak bisa milih gurunya siapa, maunya ketemu sama siapa, karena pada akhirnya hidup akan seperti itu," kata Ajeng kepada Kompas Lifestyle saat peluncuran Cadbury 5 Stars di The Westin Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2017).

Anak juga didorong untuk menyesuaikan diri dengan orang, situasi, dan lingkungan, bukan sebaliknya. Maka dari itu, kemampuan beradaptasi penting dimiliki oleh setiap anak, sehingga dia akan terasah keterampilan menyesuaikan diri di lingkungan atau situasi apa pun. Bahkan bisa bermanfaat saat masuk ke dunia kerja.

"Jadi jangan biasakan, 'oh enggak suka sama guru ini, pindahin sekolah atau membuat anak harus selalu di zona nyaman dia'. Dia harus ditantang menyelesaikan persoalan di hidupnya," ujar Ajeng.

Di sisi lain, anak juga harus diajarkan agar tidak selalu menganggap seseorang tidak pernah salah. Dalam artian, bila ada yang salah harus diakui. BIsa juga kesalahan dari diri sendiri atau guru.

"Kalau kita kecil kan benar salah itu hitam putih, nah kalau dewasa ada grey (abu-abu) area. Oleh karena itu, saat masih anak-anak harus diajarkan jelas, mana yang benar dan salah, tapi tidak menghakimi," ujar Ajeng.

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorWisnubrata
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM