Anti Tradisi, Kini Harajuku Panganku Halaman 1 - Kompas.com

Anti Tradisi, Kini Harajuku Panganku

DR.dr.Tan Shot Yen,M.hum.
Kompas.com - 29/11/2017, 20:25 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Walaupun belum pernah menginjakkan kaki ke Jepang seperti saya, istilah Harajuku bagi banyak orang pasti tidak asing, terutama yang sedikitnya tahu soal fashion.

Dikenal dengan keberanian tabrak warna dan tabrak motif, gaya harajuku menggambarkan pemberontakan atas pakem.

Di mulai saat perhelatan Olimpiade Tokyo 1964, Jepang membuka lebar-lebar infiltrasi mode dan pengaruh asing dengan membiarkan anak-anak muda mereka mabuk lepas diri demi ekspresi.

Saya bukan pakar mode, apalagi punya nyali bergaya harjuku. Memadu-madankan blus atasan dengan rok atau celana panjang saja masih berpegang pada pakem kuno.

Apalagi memberi bordiran bunga di atas bahan kotak-kotak seperti yang sedang viral di banyak etalase.

[Baca juga : Melulu di Ilmu, Lupa Hakikat dan Akibat]

 

Tapi, inti tulisan ini sebenarnya tentu bukan soal isi lemari baju. Melainkan tren pangan yang mengisi perut manusia.

Baru saja saya pulang dari Lampung, memberi materi seminar yang tadinya saya pikir pencerahan. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, apa yang saya bahas di sana malah lebih mirip ajakan kembali ke ajaran lawas.

Mengapa? Karena makna pencerahan mestinya adalah munculnya visi baru – seperti layaknya yang terjadi di awal abad ke 18, saat orang diberi terang ilmu tentang asal muasal penyakit, jika sebelumnya dikira akibat kutukan para dewa.

Mengajak para ibu kembali menyusui bayi-bayinya hingga umur 2 tahun, mendorong orang kembali makan sayur dan buah dengan cara yang benar - bukankah hal yang usang dan basi didengar berulang kali?

Justru versi harajuku yang saya lihat berbagai macam ‘cake shop’ kekinian yang menjejalkan pure lelehan pisang ke dalam adonan kue yang bertabur biskuit hitam manis.

Lebih mencengangkan lagi, rak-rak tinggi besar di toko oleh-oleh sarat aneka rasa keripik pisang kepok. Mulai dari aroma sapi panggang hingga wangi stroberi.

Bulan lalu, saat saya ada di Malang, pameran pangan harajuku juga tidak kalah hebohnya. Apel yang secara nalar sehat dikunyah begitu saja muncul dengan balutan pastri gaya Jerman-Austria yang disebut ‘strudel’. Tentu dengan rasa Melayu.

Tidak mau kalah dengan ‘produk lokal’, gerai waralaba ayam goreng Amerika pun mencelup ayam renyahnya di lelehan keju olahan (bukan keju sesungguhnya) dan balutan cokelat.

Hal yang membuat almarhumah nenek saya mungkin bisa mendelik keheranan atau geleng-geleng kepala gagal paham.

[Baca juga : Mengapa Orang Tidak (Bisa) Berubah?]

Page:
EditorBestari Kumala Dewi
Komentar

Terkini Lainnya

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan 'Mantan'

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan "Mantan"

Feel Good
Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Feel Good
Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Eat Good
IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

Feel Good
Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Feel Good
7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

Feel Good
Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

Look Good
Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Eat Good
Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Look Good
Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

Feel Good
Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

Feel Good
Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

Feel Good
Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

Feel Good
Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

Look Good
Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

Look Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM