Jatuh Cinta pada Sahabat Bukan Kesalahan! Lakukan 3 Tips Ini... - Kompas.com

Jatuh Cinta pada Sahabat Bukan Kesalahan! Lakukan 3 Tips Ini...

Ariska Puspita Anggraini
Kompas.com - 30/11/2017, 11:00 WIB
Repro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016).Kompas/Wisnu Nugroho Repro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

KOMPAS.com - Tidak ada yang tahu kapan kita akan jatuh cinta. Kita juga tidak akan mengetahui kepada siapa hati kita akan tertambat.

Pernahkah Anda mengalami saat di mana pikiran melayang dan selalu membayangkan sosok yang selama ini menjadi sahabat?

Anda bisa nongkrong sepanjang hari dengannya, dan tidak pernah merasa bosan.

Dia bisa membuat Anda tertawa sepanjang hari, dan selalu membuat Anda merasa nyaman saat di dekatnya.

Anda berdua menyukai film yang sama, musik yang sama, dan buku yang sama.

Baca juga : Mengapa Pria Lebih Jujur dan Suka Curhat ke Sahabat Pria

Saat menatap matanya, Anda merasa damai dan tenang. Bahkan sehari saja tak mendengar kabarnya, Anda merasa cemas luar biasa.

Memang tidak ada yang tahu kepada siapa hati memilih. Bahkan, kita bisa saja mencintai sahabat sendiri, orang yang sudah bertahun-tahun kita kenal.

Mencintai sahabat bukanlah sebuah kesalahan. Persahabatan membentuk ikatan yang kuat, hingga memungkinkan Anda mengenal seseorang pada tingkat yang lebih dalam.

Bahkan, tidak sedikit pernikahan yang langgeng berawal dari persahabatan.

Misalnya, kisah cinta mantan Presiden RI BJ Habibie dan istrinya Ainun yang begitu fenomenal, juga berawal dari pertemanan di sekolah.

Baca juga : Cerita Habibie soal Ainun, Tak Pernah Naksir hingga Menyebutnya Jelek

Tapi, membuat hubungan persahabatan menuju hubungan yang lebih tinggi adalah sebuah langkah besar.

Ini adalah jalan yang berbahaya. Sebab, salah sedikit saja, rusaklah hubungan persahabatan yang telah berjalan begitu lama.

Sebelum memutuskan untuk menyatakan perasaan, Anda harus benar-benar mencari tahu apakah itu adalah langkah yang tepat.

Ada kemungkinan hubungan cinta yang indah bisa berkembang dari persahabatan, dan itu bisa terjadi secara alami.

Namun, ada kemungkinan, Anda dan sahabat sebenarnya saling mencintai, tapi keduanya takut untuk menyatakan. Skenario sepeti FTV ini memang kerap terjadi dalam dunia nyata.

Ini membuat Anda dan sahabat justru takut untuk menentukan langkah ke depan.

Berikut ini ada tiga tips yang harus Anda lakukan saat jatuh cinta pada sahabat.

1. Jangan langsung menyatakan perasaan

Jika Anda menghargai persahabatan Anda, jangan langsung nyatakan cinta padanya. Pikirkan dulu risikonya. Ini bukan berarti Anda harus berpura-pura tidak mencintainya.

Berpura-pura tidak memiliki rasa adalah hal menyakitkan. Tapi, Anda harus berpikir bijaksana terlebih dahulu untuk menentukan langkah sebelum mengungkapkan isi hati.

Memang sulit untuk mengetahui bagaimana reaksi sahabat Anda saat mendengar pengakuan Anda. Bisa jadi, dia akan terkejut, dan malah membuat persahabatan hancur.

Ada kemungkinan juga, hubungan Anda dengan sahabat akan menjadi "aneh" atau ada alasan tertentu yang membuat Anda tidak bisa bersamanya sebagai pasangan.

Mungkin juga teman Anda belum menyadari bagaimana perasaan dia yang sebenarnya.

Dengan kata lain, reaksi awal sahabat Anda mungkin bukan apa yang Anda harapkan atau inginkan. Yang terpenting, Anda harus berhati-hati dalam bertindak.

2. Jujurlah dengan perasaan

Pilih kata-kata Anda dengan hati-hati saat memberi tahu bagaimana perasaan Anda terhadap dia. Anda pasti telah mengenal si sahabat itu dengan baik, bukan?

Jika mengatakan "saya sangat mencintamu" akan mengubah persahabatan Anda, pikirkan kembali kata-kata tersebut.

Tapi, Anda harus tetap harus jujur dengan perasaan Anda.

Lebih baik, Anda mencoba kata-kata seperti, "Saya telah menyadari bahwa perasaan saya terhadapmu telah berubah."

"Saya ingin lebih dari sekadar berteman denganmu, bagaimana perasaanmu?"

Frasa seperti ini mungkin cukup untuk melunakkan hatinya. Setidaknya, kata-kata tersebut kemungkinan besar tidak akan merusak persahabatan Anda.

3. Bukalah mata dan hati

Teman Anda mungkin terkejut mendengar pengakuan cinta. Sekalipun nantinya perasaan cinta terbalas, Anda tetap harus membuka mata dan telinga.

Tarik napas dalam-dalam, dan bukalah mata dan hati selebar mungkin. Dengarkan baik-baik jawaban teman Anda.

Jika ternyata sahabat Anda tidak dapat membalas perasaan Anda, tetap hormati jawaban dia.

Luangkan waktu untuk menentukan bagaimana nasib persahabatan Anda selanjutnya.

Memaksa atau mencoba meyakinkan sang sahabat untuk menerima perasaan Anda tidak akan mendatangkan kebahagiaan untuk kalian berdua. 

Jika si sahabat bingung bagaimana menjawab perasaan Anda, tetap hormati dia. Katakan padanya Anda akan selalu ada jika dia ingin membicarakan hal ini lebih jauh.

Atau mungkin, Anda berdua bisa langsung menapaki hubungan yang lebih jauh dan serius. Siapa tahu?

PenulisAriska Puspita Anggraini
EditorGlori K. Wadrianto
Sumberyourtango
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM