Rusak Lingkungan, Kosmetik "Glitter" Akan Dilarang? - Kompas.com

Rusak Lingkungan, Kosmetik "Glitter" Akan Dilarang?

Lusia Kus Anna
Kompas.com - 05/12/2017, 11:14 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Kosmetik glitter memang cocok untuk memperoleh tampilan glamor. Walau terkesan "fun", namun ternyata glitter memiliki dampak negatif pada lingkungan. Para ahli pun menyerukan agar glitter dilarang.

Kebanyakan glitter terbuat dari plastik, dan bagian-bagian kecil dari partikel ini bisa menyebabkan bahaya ekologi, terutama di lautan.

"Saya rasa semua glitter seharusnya dilarang, terutama karena ini adalah mikroplastik," ujar Dr.Trisia Farrelly, ahli antropologi lingkungan dari Inggris.

Mikroplastik adalah fragmen dari plastik berukuran panjang kurang dari 5 milimeter. Ukurannya yang sangat imut ini membuatnya tampak menarik seperti makanan-walau berbahaya- bagi hewan-hewan laut.

Tak sedikit dokumentasi yang membuktikan hewan laut mulai dari plankton sampai paus yang memakan plastik. Terkadang dampaknya cukup fatal, mikroplastik itu berakhir di dalam perut seafood yang dikonsumsi manusia.

Penelitian yang dilakukan Profesor Richard Thompson menunjukkan, plastik ditemukan pada sepertiga dari ikan yang ditangkap di Inggris Raya.

Jumlah mikroplastik di laut seluruh dunia diperkirakan mencapai 51 triliun kepingan.

Sebagian besar mikroplastik memang berasal dari sisa-sisa plastik yang terurai menjadi bagian-bagian kecil. Namun, partikel sangat kecil yang disebut mikrobeads juga dibuat dengan sengaja untuk produk kosmetik dan kesehatan.

Kampanye aktif yang dilakukan para aktivis di Inggris akhirnya membuat pemerintah mengeluarkan larangan pemakaian mikrobeads.

"Sampah plastik telah membuat kehidupan hewan laut terancam bahaya," kata Menteri Lingkungan Inggris, Michael Gove.

Glitter dalam kosmetik, menurut Farrelly, sering dianggap tidak berbahaya. Padahal, glitter kebanyakan terbuat dari alumunium dan plastik yang disebut PET. Zat tersebut bisa pecah, terurai dan mengeluarkan zat kimia yang bisa menggangu hormon dalam tubuh manusia dan hewan.

Sebagai alternatif, sebenarnya saat ini juga ada produk glitter yang lebih ramah lingkungan dan tidak akan dimakan hewan laut.

PenulisLusia Kus Anna
EditorLusia Kus Anna
Komentar

Terkini Lainnya

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan 'Mantan'

Cuma Perlu 3 Alasan Ini untuk Kembali ke Pelukan "Mantan"

Feel Good
Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Jelang Menstruasi, Wanita Jadi Doyan Makan, Kenapa?

Feel Good
Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo

Eat Good
IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

IYC 2017, Kolaborasi Orang Muda untuk Masa Depan

Feel Good
Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Glenn Fredly Sempat Galau dengan Masa Depan Bermusiknya

Feel Good
7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

7 Cara agar Malam Ini Bisa Tidur Lebih Cepat

Feel Good
Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai 'Coat'

Tiru Gaya Zendaya Tampil Keren Memakai "Coat"

Look Good
Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Konsumsi Susu Anak Indonesia Masih Rendah

Eat Good
Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Selalu Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Look Good
Agar Tak 'Kebobolan' Setelah Melahirkan

Agar Tak "Kebobolan" Setelah Melahirkan

Feel Good
Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

Pengguna Kontrasepsi Suntik Terus Meningkat

Feel Good
Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

Feel Good
Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

Mengapa Olahraga Terlalu Sering Justru Bikin Gemuk

Feel Good
Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

Kebiasan Sehari-hari yang Malah Merusak Rambut

Look Good
Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

Rolex x Supreme Kolaborasi Lagi Tahun Depan?

Look Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM